HomeDiary - Majalah Arsitektur dan Interior
TekslFoto: Umi Key

ANNIVERSARY 25 TAHUN INTERNI ASIA MENGHADIRKAN 5 DESIGNER FASHION & 5 DESIGNER INTERIOR

Jakarta : Interni Asia telah cukup lama dikenal oleh para desainer interior tanah air sebagai salah satu distributor yang membawa beberapa nama besar dalam dunia interior fabric seperti Robert Allen, Rubelli, Dedar, Armani/Casa, James Hare, Jim Tompson, dan masih banyak lagi. Berdiri pada tahun 1994 oleh Hireka Vitaya (Rika Thohir) dengan membawa brand Robert Allen dan Beacon Hill. Kini Interni Asia telah memasuki 25 tahun kiprahnya dalam memberikan kemudahan mendapatkan interior fabric yang berkualitas tinggi. Perjalanan panjang yang juga sekaligus membawa Interni Asia berkembang menjadi ‘one stop solution’ yang juga menyediakan wallpaper dari beragam brand dan juga layanan konsultasi.

Menandai anniversary ke-25 ini, Interni Asia berkolaborasi dengan lima desainer fashion dan lima desainer interior untuk menyuguhkan rancangan gaun malam dan instalasi desain yang tidak hanya menghadirkan inspirasi, tetapi juga menjadi wujud ekspresi baru dari interior fabric yang semakin lama memiliki kualitas sangat baik dan bahkan mampu menjadi bahasa ekspresi fashion. Sejalan dengan waktu, interior dan fabric memang telah menjadi bagian dari ekspresi jati diri dan gaya hidup yang menuntut kualitas yang premium.

Karya-karya ini menandai juga sebuah perayaan atas wujud rasa syukur telah melalui perjalanan 25 tahun dengan mengambil tema ”Divine Touch, 25 Years of Weaving Luxury”. Terinspirasi oleh legenda King Midas yang mendapat anugrah mampu merubah apapun yang ia sentuh menjadi emas. Melalui tema acara yang diselenggarakan pada tanggal 12 September 2019 bertempat di showroom lnterni Asia ini tersimpan harapan besar agar lnterni Asia akan menjadi semakin baik dalam layanan maupun produk dan desain sehingga semakin mampu memberikan kualitas yang lebih luxurious.

Lima desainer fashion yang berkolaborasi dengan Interni Asia adalah Sebastian gunawan, Didi Budiardjo, Eddy Betty, Adrian Gan dan desainer fashion art accessories Rinaldy A. Yunardi. Interiorfabric Rubelli dan Dedar di tangan mereka berubah menjadi bahan kain adi busana yang ekspresif dan sangat memesona. bahan kain ini bahkan pernah juga mewujudkan busana dalam Games of Throne. Kelima desainer fashion ini merancang gaun malam yang begitu menawan dan dipamerkan di lantai dua. Gaun-gaun ini nantinya akan dilelang dan hasilnya disumbangkan bagi kegiatan sosial. ”Harapan saya karya-karya ini mampu memberikan inspirasi dan sekaligus menjadi bukti bahwa fabric yang tadinya hanya diperuntukkan untuk interior telah memiliki kualitas yang sangat tinggi dan mampu merepresentasikan sebuah cita rasa dan gaya hidup,” Jelas Ibu Hireka Vitaya, Founder lnterni Asia.

Sementara itu, Thomas Elliott, Sammy Hendramianto, Agam Riadi, Prasetio Budhi dan Shirley Gouw adalah lima desainer yang sudah sejak lama mendukung !ntemi Asia. Kali ini mereka menghadirkan instalasi yang mengekspresikan intepretasi mereka terhadap bahan kain dan wallpaper dari Jim Thompson yang baru saja menjadi mitra Interni Asia di lantai satu showroom.

Pameran ini akan dipertahankan selama 7 hari dan selama itu interni Asia mengundang mahasiswa dan akademisi untuk datang berbagi inspirasi dan ilmu. ”Hasil dari kolaborasi ini juga mampu memberikan inspirasi kebanyak pihak lain, khususnya mahasiwa.” Ibu Hireka Vitaya menambahkan. lnterni Asia di tahun ke 25 ini telah memiliki cabang di Bali sejak 2008. Hingga saat ini lnterni Asia menjadi distributor resmi untuk 15 brand ternama di dunia interior fabric, yaitu Robert Allen, Beacon Hill, Duralee, Highland Court, James Hare, Dedar,1ames Brindley, Jim Thompson, Nitas, Sandberg, Thibaut, VC, Rubelli, Dominique Kieffer, dan Donghia. Melalui brand-brand ternama ini, Interni Asia akan semakin meningkatkan pelayanan dengan keragaman motif dan karakter fabric yang lebih lengkap, serta pelayanan yang menjadi lebih personal dan eksklusif.

 

homediary