HomeDiary - Majalah Arsitektur dan Interior
Teks: Widya Prawira l Foto: Koleksi ESPERTA architecture interior

Asymmetrical Bougainville House

Ada banyak hal menarik yang bisa dipetik dari desain rumah dua lantai karya tim arsitek ESPERTA architecture interior, Bougainville House, yang digawangi Erwanto ST. MT selaku  principal design dan Nisafitri Amalia ini. Kolaborasi antara arsitektural dan lansekapnya, mampu menampilkan desain rumah yang dapat memberikan arti dan sosok tersendiri yang kuat terhadap lingkungan sekitarnya. Desain rumah terlihat menarik, mampu mencuri perhatian, namun jauh dari kesan arogan, sesuai dengan keinginan pemilik rumah.

Tapak rumah terdiri dari 2 kapling berbentuk tidak beraturan, yang terletak pada kawasan cul-de-sac di posisi kanan jalan, di sebuah kompleks perumahan di Bekasi. Dengan total tapak seluas 599 meter persegi dan ketentuan KDB 60%, hanya separuhnya yang difungsikan untuk bangunan, sedangkan sisanya dimanfaatkan untuk desain lansekap, mendukung suasana asri di lingkungan yang terbentuk dari pohon-pohon tinggi dan teduh.

Bentuk tapak tidak beraturan menjadi tantangan tersendiri bagi tim arsitek, yang berhasil dipecahkan dengan menciptakan massa bangunan di sisi kanan tapak. Posisi massa bangunan menjorok keluar dan seolah-olah melayang, mengikuti bentuk tapak bangunan yang menjorok ke depan. Arsitek membagi massa bangunan dalam dua massa, dimana massa utama merupakan bangunan induk. Dimulai dari entrance bangunan yang menghadap ke samping yang merupakan garasi mobil terbuka, berlanjut ke ruang keluarga dan ruang makan, serta disambut teras besar menghadap taman samping yang besar. Di lantai dua, yang merupakan area privat, terdapat ruang duduk keluarga, dua kamar anak dan kamar tidur utama… (Lihat selengkapnya di Majalah Home Diary #013/2016)

HomeDiary

Add comment