Interior

0 714

Ekspresi tatanan interior yang memancarkan nuansa cozy dan warm dalam kesatuan komunikasi yang baik dengan alam sekitar.

Hunian yang asri merupakan sebuah wujud kreasi desain interior dan arsitektur yang saling bersinergi. Hal ini dapat disuguhkan tanpa mengenal lokasi, di jantung hiruk pikuk kawasan Jakarta Barat sekalipun. Living in harmony sebuah representasi a dream home yang menerjemahkan passion Melanie, sang pemilik, yang begitu antusias terlibat langsung dalam perancangan ide arsitektur maupun interior kediamannya.

PASSION PEMILIK

Pembangunan rumah yang bermula dari kavling kosong seluas 1.400 meter persegi memudahkan pemilik rumah untuk mencurahkan semua keinginan dan citarasanya. Didukung oleh besutan arsitek yang sekaligus kontraktor Willing Ardian (PT Portfolio Artoscale), desainer interior Ivon Xue dan lighting designer Jojo Lighting Consultant, sebuah rumah idaman tropical resort berlantai satu seluas 650 meter persegi pun tercipta.

INTERIOR SELARAS

Mengacu pada konsep yang bersinergi dengan alam, nuansa interior yang diterapkan tampak lekat merefleksikan hal itu. Pemakaian warna beige pada dinding, kombinasi solid parquet dan marmer travertine pada lantai, serta aksen aksesori dan penataan furnitur menyuguhkan rumah bergaya tropical resort yang semakin memperkuat aksen aksesori dan penataan furnitur yang ada. Tak heran, begitu memasuki hunian yang terasa adalah kuatnya dimensi dan unsur arsitektur yang diarahkan dan dimasukkan kembali ke dalam bangunan, membentuk satu kesatuan yang utuh. Lantai dengan balutan parquet dan marmer krem yang diterapkan di seluruh rumah menyodorkan nuansa harmonis berkat alur yang diatur selaras antarruang, meski dibedakan dengan tegas antara area umum dengan ruang privat.

Kebutuhan ruang yang terdiri dari tiga kamar tidur yang luas, serta living area, dining area, dan pantry tanpa penyekat kian memperlihatkan betapa luas dan terbukanya ketiga ruangan tersebut. Kebutuhan akan home theater plus ruang baca dan outdoor dining area serta service area dan gudang pun direspon dengan baik, melengkapi keberadaan ruang. Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-3

0 602

Impresi bagaikan sebuah landed house diterjemahkan dalam tatanan antar ruang yang mengalir tak berpembatas serta aplikasi cermin-cermin untuk memberi kesan lapang.

Menetap di apartemen namun tetap ingin memiliki atmosfer bagaikan tinggal di sebuah landed house? Gaya hidup ini bukanlah sebuah mimpi. Keinginan itu dapat direalisasikan dengan upaya memaksimalkan limited space yang ada dalam balutan desain yang menyuguhkan kesan homy, sekaligus mewadahi kebutuhan komunikasi keluarga metropolis.

KESAN LUAS

Adalah perancang Eddy Moreno dari Moreno Interior yang mencoba merespon keinginan pemilik untuk tetap merasakan bak tinggal di sebuah landed house yang telah menjadi gaya hidup mereka selama ini. Apartemen seluas 162 meter persegi itu pun lalu dioptimalkan sedemikian rupa. Gaya modern dengan pilihan warna terang serta pemanfaatan materi kaca pada bidang-bidang tertentu yang mampu menciptakan dimensi ruang terasa lebih luas. Mulai dari awal memasuki area foyer, living area, dan kamar tidur, upaya tersebut selaras dan harmonis dilakukan. 

MENGAKOMODASI KEBUTUHAN

Kehadiran beberapa ruang tak serta merta diciptakan tanpa alasan, melainkan ada nilai fungsi di dalamnya. Di sini area yang menarik adalah area pantry yang menyediakan island sebagai spot yang sangat penting di mana keluarga berkumpul dan saling sharing. Tiga aktivitas terespon sekaligus. Sambil bercengkerama ibu bisa melakukan food preparation, sementara sang ayah bisa sembari cek mail, dan si buah hati dapat bermain gadget-nya pula di sana. Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-3

0 831

Bersandingnya inspirasi desain rumah Jepang dengan kesan apik, bersih, dan terang dimensi modern. Kontrasnya bagai sebuah kejutan.

Menyuguhkan nuansa berbeda di kediaman bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan menyatukan inspirasi desain rumah Jepang ke dalam rumah tinggal bergaya modern. Sebuah dimensi yang menarik. Ketika berada di ruangan tertentu, penghuni seperti sedang berada di negeri orang.

INGIN RUMAH GAYA JEPANG

Upaya menghadirkan ilham rumah gaya Jepang kebetulan memang kental dilatari oleh penghuni yang mendambakan memiliki kediaman bergaya Jepang. Selanjutnya sang arsitek Bernardi Widjajakusuma dari Biro arsitektur W-Architect menterjemahkan keinginan dan kebutuhan pemilik ke dalam bahasa desain. Kesan rustic dan tradisional rumah Jepang lalu diadaptasi berdasarkan animo pemilik.

Proses renovasi rumah berlantai dua pun dilakukan. Di atas lahan sekitar 550 meter persegi, bangunan yang semula berluas sekitar 200 meter persegi kemudian diperluas menjadi kurang lebih 300 meter persegi demi penambahan beberapa ruang, antara lain kamar tidur anak perempuan dan kamar tidur laki-laki.  Rancangan fasad depan disesuaikan terutama pada desain pintu dan jendela yang mengambil ide rumah gaya Jepang. Kendati antara perancang dan owner dihadapi oleh kondisi berada di lokasi yang berjauhan karena owner menetap di Singapura, konsultasi dan diskusi intens mengenai desain tetap mampu dilakukan untuk membuahkan hasil maksimal.

TANTANGAN MENARIK

Adalah sebuah tantangan dan pengalaman yang menarik bagi sang arsitek ketika merancang hunian ini. Selain mempelajari desain rumah Jepang dari berbagai literatur dan internet, ia juga berkesempatan survei langsung ke Negeri Sakura bersama pemilik. Di beberapa daerah di Jepang pemilik menunjuk langsung bagian-bagian detail rumah Jepang yang disukai untuk diadopsi dan diekspresikan di kediaman sendiri.

Namun, impian untuk menerjemahkan rumah gaya Jepang tak lantas diterapkan di seluruh ruang. Karena secara karakter owner merasa lebih nyaman dan menyukai rumah yang berkesan apik, bersih, dan terang bergaya modern, khusus ruang-ruang tertentu tetap merefleksikan gaya modern, seperti area keluarga, dining area, pantry, dan kamar mandi. Sementara inspirasi gaya Jepang lebih kuat terekspresi di area privat, seperti kamar tidur dan ruang duduk. Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-3

0 1068
Interior - Simple Pleasures
Interior - Simple Pleasures | Foto : Bambang Purwanto

Rancangan interior yang bersinergi dengan arsitektur bangunan berdesain simpel, menghasilkan suasana rumah yang homey dan relaks.

Keberhasilan sebuah karya desain interior akan makin menawan kala ia bisa bersinergi dengan arsitektur bangunan yang membungkusnya. Seperti halnya pada kediaman Ibu Inge yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk Jakarta ini. Desain modern tropis bernuansa resort sebagai konsep arsitektural, turut digiring dalam rancangan interiornya oleh sang desainer Ivon Xue, sehingga menjadi benang merah yang bersinergi.

Berdiri di atas lahan seluas 550 meter persegi, hunian ini terdiri dari tiga lantai dan satu basement. Desain rumah urban yang cenderung introvert dan berorientasi ke dalam, berarti membutuhkan “sesuatu” untuk dapat dinikmati di ruang dalam. Pesan ini berhasil ditangkap dengan baik dengan menciptakan sudut-sudut menarik  lewat kehadiran nuansa alami dan penggunaan material dan warna, sehingga atmosfer hangat bisa lebih dirasakan.

Desainer menciptakan ruang-ruang yang fungsional dengan dominasi warna abu-abu, cokelat dan beige pada beberapa material dan perabot. Mulai dari wallpaper, karpet, serpeggiante marble, HPL hingga solid sorfice sebagai counter top pantry.    Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-2 

0 977
Interior - Villa-Serein-Foto
Interior - Villa-Serein-Foto | Foto: Bambang Purwanto

Harmonisasi dua gaya berbeda, yaitu sentuhan tropis dan modern, rajutan Villa Serein menjadikannya sebuah villa yang cool dan mampu merespon iklim Pulau Dewata yang cukup panas.

Ketika kita memasuki daerah Canggu – Bali, kita pasti akan melihat sekelompok villa yang terlihat sangat kontras dari villa-villa lain di sekitarnya. Serein Villa (Villa) ini terkesan lebih tradisional Bali dan terlihat sangat berbeda dengan kesan modern dari villa-villa lain yang mengelilinginya.

Tetapi janganlah terkecoh akan tampak luar karena begitu masuk, kita akan disambut dengan pintu khas Bali yang sengaja dibuat rusted sebagai aksen dari villa yang berkonsep lebih moderen. Ketika kita masuk, kita juga akan mendapati bahwa nama Villa Serein bukan hanya sekedar nama belaka. Serein merupakan Bahasa Perancis yang berarti keharmonisan. Jadi sangatlah sesuai dengan villa ini yang dengan harmonis memadukan nuansa moderen dan tradisional. Villa ini merupakan penterjemahan akan esensi Pulau Bali di mana begitu banyak kultur dan bangsa hidup dengan harmonis dalam satu kesatuan di Pulau Bali ini.

Selain pintu rustic Bali, anda juga akan disapa oleh banyak tanaman-tanaman tropis yang menawarkan kesan homey khas Bali. Lingkungan hijau ini dipadu dengan bangunan villa yang didominasi oleh warna white wash dan dengan warna biru dari tiles kolam renang memberikan efek santai dan fresh ketika memasuki villa.   Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-2 

0 899

Kebutuhan akan gaya hidup masa kini yang diwujudkan dalam tatanan ruang modern sesuai dengan karakter pemiliknya.

Hunian berkonsep SOHO atau Small Office Home Office yang menyatukan hunian sekaligus kantor semakin menjadi tren di kota besar demi menghemat waktu dan menghindari kemacetan. Guna memperoleh suasana yang nyaman untuk kedua fungsi tersebut dibutuhkan pola tata ruang yang cerdik sehingga tidak menggangu satu sama lain. Beruntung hunian berukuran 700 meter persegi ini memiliki posisi lahan di hook yang memudahkan pemisahan akses masuk ke hunian maupun kantor. Kedua fungsi tersebut dipisahkan oleh innercourt berupa kolam renang.
Desain interior pada bangunan ini mengabil konsep modern metroseksual disesuaikan dengan citra pemiliknya. Adaptasi dari gaya hidup pemilik yang praktis dan terjadwal secara pasti berusaha diakomodir pada tiap ruang yang ada. Ruang-ruang publik pada hunian dan kantor dibiarkan terbuka tanpa dinding penyekat atau pintu. Sebuah upaya memperoleh efektivitas waktu dalam berpindah dari ruang ke ruang, sehingga memudahkan kegiatan.
Di sini juga dinikmati kontinuitas fisik yang mengalir seiring kontinuitas visual yang juga tidak terbatasi. Aktualisasi diri pemilik hadir juga dalam pemilihan warna yang memainkan warna cerah dan aksen warna berani. Tampak garis geometri tegas pada ruangan yang terbentuk. Terlihat juga pemainan tekstur bahan material dan penggunaan warna natural sebagai penyeimbangan rasa yang ingin ditampilkan. Meski secara garis besar sama, tetapi output yang berbeda terlihat di hunian maupun kantor. Suasana formal tetap terasa pada ruang-ruang kantor sesuai dengan peruntukannya, sedangkan pada hunian terasa lebih teduh dan menenangkan.

0 496

Keanggunan gayanya menciptakan pengalaman layaknya berada di belahan benua yang berbeda. Sentuhan gaya desain dari Inggris ini memberikan kehangatan pada interior apartemen di Shanghai ini.

Interior bergaya klasik khususnya Georgian Style masih banyak diminati hingga kini. Tampilannya yang klasik namun tidak terlalu berat dapat sesuai diterapkan pada hunian dengan beragam luasan ruang.

aya Georgian yang dipilih pada unit apartemen ini menghadirkan aura keanggunan khas Eropa, sangat sesuai dengan kota Shanghai tempatnya berada yang juga dijuliki sebagai Paris of The East.

armonisasi garis-garis lengkung dari elemen interior terasa ringan dan mengalir membuat ruang-ruang pada apartemen ini tertata secara apik dengan komposisi simetris yang tidak kaku.

eorgian sytle awalnya berkembang di Inggris sekitar tahun 1714—1837. Tampilannya sangat terpengaruh pada gaya Palladian yang berkembang terbatas di kalangan bangsawan dan orang kaya di Inggris pada masa itu. Bentuk yang lebih ‘sederhana’ dari Palladian itulah yang menyebabkan gaya ini lebih popular bagi masyarakat kebanyakan. Kesan ringan menjadikan gaya ini dapat diterima di mana saja, termasuk kawasan Asia.

ema warna ruangan merupakan perpaduan beige yang lembut, gold, dan coklat kayu. Kesan anggunnya tidak menjadi angkuh,
malahan terasa hangat dan sangat homy. Penggunaan upholstery, cushion, karpet dan tirai dengan beragam warna serta motif
menjadikan tampilan sangat kaya. Ditambah lagi dengan padu-padan material furnitur dan tata letak pencahayaan semakin menghidupkan suasana.

0 581
modern-chic-apartment
Interior - Modern Chic Apartment | Fotografi : Bamb ang Purwanto | Desainer Interior : Edy Moreno | Lokasi : Ap artemen Kemang Village, Jakarta

Mengolah sebidang ruang di ketinggian menjadi hunian menawan dan penuh kenyamanan membutuhkan
kecermatan. Terbatasnya luas menjadi tantangan tersendiri bagi perancang dalam memenuhi tuntutan ruang.

Menyiasati sebuah unit apartemen untuk disulap menjadi tempat ‘pelarian’ yang nyaman setelah penat beraktivitas membutuhkan langkah yang tepat. Apartemen yang terletak di Jakarta Selatan ini berhasil menjadi hunian yang nyaman namun tetap stylish. Desain modern menjadi pilihan dengan sentuhan personal sehingga terasa hangat. Interior modern dengan nuansa warna putih dan beige memberikan kesan terang dan lapang. Ruangan terbagi beberapa fungsi nyaris tanpa sekat, sehingga tidak terkotak-kotak. Secara berurutan dapur, ruang makan, ruang duduk, dan ruang menonton televisi mengalir sehingga memudahkan sirkulasi dan akses visual. Pada ruangan utama ini dua sisi ruang memiliki jendela kaca selebar dinding yang memberikan ornamen tambahan berupa panorama Jakarta dari ketinggian. Untuk menikmatinya cukup duduk santai di sofa berbentuk ‘U’ dan melepas pandangan ke seluruh ruangan termasuk ke luar bangunan.
Meski warna yang dipilih cenderung pucat, tetapi tidak terasa monoton berkat hadirnya beberapa aksesori yang menjadikannya hidup dan berwarna, seperti cushion, tirai, poster, standing lamp, dan beberapa elemen dekoratif berwarna coklat kayu. Pada plafon terdapat cukup banyak titik lampu berukuran mungil yang dapat memperkaya suasana di malam hari dengan cahaya warmwhite.
Keseluruhan elemen interior seperti saling mendukung dan mewujudkan komposisi yang chic dan tidak berlebihan, semua terasa pas.