Lifestyle

0 791
Teks: Annisa Billa l Foto: Koleksi Dulux

Mengekspresikan kasih sayang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan mendekorasi kamar tidur menggunakan warna-warna hangat yang mampu membangun suasana romantisme. Dengan Dulux Colour of The Year 2016, Monarch Gold, Dulux menawarkan kilauan warna elegan yang dapat dipadukan dengan berbagai warna-warna lainnya sehingga menciptakan kombinasi sempurna untuk menghadirkan suasana romantis dalam kamar tidur kita.

Monarch Gold termasuk dalam warna yang cerah dan dapat menarik perhatian. Tetapi, ketika diselaraskan dengan paduan warna lain yang lebih lembut, nuansa keemasan ini menjadi sangat hangat dan menguarkan kehangatan. Monarch Gold merupakan warna yang kaya dan abadi, sehingga warna ini sempurna untuk diaplikasikan ke kamar tidur untuk memberikan nuansa baru pada kamar tidur. Warna emas cocok diaplikasikan untuk dekorasi ruangan yang sederhana, tetapi juga tidak kehilangan pesonanya ketika digunakan dalam dekorasi ruangan yang mewah. Dengan palet warna yang lembut dan terbaru sesuai dengan tren warna utama di tahun 2016, kita dapat menyerasikan kamar tidur kita dengan kehangatan Monarch Gold yang mewah.

KOMBINASI MONARCH GOLD

Untuk dekorasi ruangan yang lebih simpel, aplikasikan Monarch Gold sebagai aksen pada perabotan bernuansa cokelat, sehingga kesan hangat dan perasaan nyaman dapat tercipta. Tetapi, bila menginginkan dekorasi yang lebih mewah, gunakan Monarch Gold sebagai latar utama atau center of attention di ruangan tersebut. Sementara untuk menambah kesan cantik dalam interior bergaya urban, kombinasikan Monarch Gold dengan warna pastel dalam perabotan bernuansa vintage.

Warna Celadon merupakan warna utama yang digunakan dalam tembikar Cina kuno di tahun ke-25 sebelum Masehi. Sekarang, warna Celadon tetap dipandang sebagai warna yang sarat nuansa elegansi dan merupakan warna yang sangat lembut untuk menjadi pilihan inspirasi warna dekorasi rumah. Warna tersebut menimbulkan efek relaksasi dan semburat  kesegaran dalam waktu bersamaan. Mengkombinasikan Monarch Gold dengan warna Celadon dapat membuat kamar tidur menjadi lebih cantik dan teduh.

Dinding berwarna putih yang terkesan biasa terlihat tidak membosankan ketika dikombinasikan dengan warna Monarch Gold. Warna warm white yang dicat dengan nuansa kuning dan merah dapat menambahkan kesan hangat dan cerah ke dalam kamar tidur. Ingin menggunakan warna putih untuk menciptakan suasana yang lebih tenang? Coba padukan turunan warna putih, seperti light stonealmond white, dan warm ivory. Kita dapat menggunakan salah satu warna tersebut pada dinding, lantai, ataupun pada langit-langit rumah.

 

 

0 476
Interpreted by: Aisyah Mawarsari l Source: popsugar.com

Tentunya bagi yang beruntung memiliki rumah besar, mungkin kesulitannya adalah mengisi setiap kamar. Sementara bagi yang belum beruntung, jangan merasa terbatasi untuk mendekor karenanya. Perjuangan “mencukupkan” dan mempercantik hunian kecil cukuplah exciting. Berikut beberapa tips untuk membantu kita merencanakan hunian kecil menjadi hunian sempurna kita. Semoga menginspirasi J

Get Studious

Ketika pindah ke tempat yang kecil, pertimbangkan tata letak studio. Pengorganisasian furnitur kita mempengaruhi perasaan rumah kita. Jadi pastikan untuk menemukan apa yang tepat untuk kita!

Be Bold

Ketika kita berbicara tentang mendekor hunian yang sempit, maka janganlah takut untuk keluar dari pakem atau aturan tata desain. Terkadang dibutuhkan tindakan konvensional untuk mengangkat hunian kita ke tingkat berikutnya.

Don’t Be Afraid of DIY

Berbicara tentang menyulap hunian sempit menjadi hunian yang sempurna untuk gaya hidup kita, maka kita mungkin perlu untuk mendapatkan smart trick-nya. Seperti membuat tempat penyimpanan yang akomodatif dan stylish, maka kita sendiri seharusnya memastikan solusi yang tepat untuk masalah kita.

Kill Two Birds With One Stone

Untuk menghemat ruangan, seyogyanya kita hanya berinvestasi pada perabot yang multifungsi. Sebagai contoh, sebuah meja yang juga bisa berfungsi sebagai meja konsol, Hal ini mengeliminasi kebutuhan untuk unit penyimpanan TV.

Stick to What’s Necessary

Ketika tinggal di sebuah unit kecil, maka sangat penting untuk tidak menumpuk barang alias kekacauan yang tidak perlu. Untuk menghindari hal ini, pastikan untuk tidak pergi berbelanja sampai kita tahu persis apa yang kita butuhkan.

0 474
Interpreted by: Aisyah Mawarsari l Source: popsugar.com

Jika kita ingin berinvestasi di rumah kita, maka pilihan ruang tamu sepertinya paling tepat. Ketika kerabat atau teman dekat dan relasi berkunjung ke rumah, maka di ruang tamulah tempat di mana mereka menghabiskan waktu terbanyak.  Tentunya kita selalu ingin menjadi yang paling mengesankan, bukan? Nah kita tidak perlu menghabiskan banyak waktu, energi, dan dana untuk mempercantik ruang tamu kita plus membuatnya nyaman. Yuk kita lihat beberapa ide berikut. Semoga menginspirasi 🙂

 Impressive Floors

Menggelar karpet yang eye-catching di ruang tamu kita mampu menciptakan gaya dramatis yang khas “kita” – bahkan dengan layering 2 material karpet.

Unconventional Hanging

Siapa bilang lukisan hanya bagus ditempel ke dinding? Cobalah cara lain, yaitu dengan menggantung lukisan ke langit-langit dengan menggunakan rantai untuk efek sederhana namun menakjubkan. Trik cerdas ini menambah nuansa industri halus untuk ruang tamu kita.

Stylish Symmetry

Tata letak yang simetris di ruang kita mampu menciptakan visual dan feng shui dengan getaran yang kuat. Cara ini pun sangatlah mudah, tetapi menarik dan mampu menjadi daya tarik tersendiri sehingga tamu terkesan.

Mirrored Touch

Jika ruang tamu kita kecil, sepertinya kita harus melakukan sedikit trik untuk membuat ruangan terlihat lebih besar. Coba letakkan cermin besar, tapi bukan digantung ya, melainkan menempatkannya di lantai dan menyandarkannya ke dinding.

Detailed Lighting

Mempercantik langit-langit rumah kita dengan penerangan tidaklah terlalu susah. Lampu gantung yang unik akan mampu menciptakan keajaiban untuk tampilan ruang tamu kita. Pertimbangkanlah salah satu pilihan yang terjangkau dan juga membuktikan bahwa kita tidak harus menghabiskan banyak hal untuk pencahayaan yang sangat menawan.

 

 

0 380
Interpreted by: Annisa Billa l Source: remodelista.com

Siapa Rena Redzepi? Beliau adalah seorang chef dan penulis terkenal dari Denmark.  Saat ini Redzepi telah menjadi sebuah brand terkenal peralatan rumah tangga; buku resep masakannya terpajang di rak-rak buku, dapur, dan perpustakaan; restorannya, Noma, di daerah Christianshaven di Kopenhagen dikenal secara internasional; akun Instagram-nya, @renaredzepinoma, memiliki follower 212K.

Penasaran seperti apa dapur Chef Redzepi yang terkenal? Yuk melongok dapurnya di rumah barunya. Dan ternyata dapur Redzepi diprofilkan dengan sangat sederhana: tiga cabinetmakers dengan detil menawan dari bahan Kayu Dinesen dipasang di dapur rumahnya; Meja kerja dapur dibuat sepanjang ruangan; Materi dari bahan kuningan menjadi countertops nan gagah. Sementara Gelas dan Keramik Noma ditata cantik di  penyimpanan terbuka di island. Dan dapur ini tersambung langsung ke ruang makan yang bermandi cahaya. Hangat, adem, gagah, cantik, keras, dan lembut membaur dan menciptakan citarasa dapur yang dirindukan: tempat berkumpul anggota keluarga setelah beraktifitas seharian. Semoga menginspirasi 🙂

0 671
Teks: Annisa Nilla l Foto: home-dzine.co.za

Pencahayaan bangunan rumah atau kantor dengan menggunakan banyak energi listrik  lazim kita lakukan.  Tetapi tidaklah sulit untuk mengurangi jumlah pemakain energi listrik yang kita butuhkan untuk menerangi rumah atau kantor kita. Eco Green Lighting atau pencahayaan ramah lingkungan membuat perbedaan baik untuk rumah atau kantor dan dompet kita. Mengapa kita harus membayar mahal untuk penerangan ketika kita dapat menggunakan secara gratis apa yang alam sediakan. Penggunaan lampu tabung surya, sistem kaca tanpa bingkai, atau skylight menawarkan cara nan efektif untuk pencahayaan ramah lingkungan.

Sistem Kaca tanpa Bingkai

Pemasangan sistem kaca tanpa bingkai dapat menggantikan dinding bata. Sistem ini  memungkinkan cahaya alami masuk lebih jauh ke dalam ruangan dibandingkan jendela tradisional. Sistem kaca tanpa bingkai dibuat dengan menggunakan kaca yang dikeraskan (ketebalan 8 sampai 10 mm) yang dapat dipasang dalam berbagai konfigurasi. Kaca ini dirancang untuk lebih tahan dari beban ekstrim yang diperlukan untuk memecahkan kaca. Seandainya pun kaca pecah, pecahannya menjadi potongan-potongan kecil yang tidak berbahaya. Jika dipasangkan sealing yang efektif, sistem kaca tanpa bingkai menjadi lebih kedap air dan suara bila dibandingkan dengan sistem jendela tradisional.

Lampu Tabung Surya

Penggunaan lampu tabung surya menawarkan cara yang paling terjangkau untuk membiarkan cahaya alami masuk ke rumah atau kantor kita. Lampu tabung surya dapat dipasang dengan cepat dan mudah.

Skylight

Pemasangan skylight adalah populer digunakan untuk meningkatkan jumlah cahaya alami yang masuk dan dapat meminimalkan pendinginan. Ketika kita memilih skylight, yang harus diingat adalah bahwa ukuran skylight memberikan dampak yang significant terhadap pencahayaan dan suhu ruangan. Sebuah pedoman umum adalah bahwa luas skylight harus kurang dari 15% dari luas lantai sebuah ruangan yang memiliki sedikit atau tidak ada jendela. Pembersihan secara teratur dengan air dan deterjen ringan akan memastikan skylight dapat selalu memberikan penerangan.

0 467
Teks: Annisa Billa l Foto: lifestyle.com.au

Berbicara tentang dekorasi ruang, satu hal yang membuat kita stres adalah memilih warna. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu kita merasa lebih percaya diri tentang memilih warna yang tepat.

 Membuat Sebuah Ruangan Kecil Terasa Lebih Besar

Salah satu hal paling penting untuk diingat tentang warna adalah bahwa warna-warna hangat terasa seperti mereka datang ke arah kita, sementara warna-warna dingin terasa bergerak menjauhi kita.

Membuat Sebuah Ruangan Besar Merasa Lebih Nyaman

Dalam sebuah tatanan interior, tidak semua ruangan harus didekor dengan mewah. Warna-warna hangat dapat membuat ruangan yang besar terasa cozier. Mengecat dinding dengan pilihan warna hangat juga dapat meyatukan kamar-kamar yang terpisah seolah menyatu.

Membuat Sebuah Ruangan Bernuansa Kalem dan Menenangkan

Warna biru dan hijau dapat menciptakan suasana ruangan yang menenangkan hati kita, sehingga pilihan warna ini dapat diaplikasikan untuk kamar yang membutuhkan pengaruh yang menenangkan. Contohnya untuk ruangan kerja di rumah, kamar tidur, atau ruangan di mana kita ingin bersantai.

Dan… Ingat tentang Cahaya

Ingat bahwa cahaya – baik alami dan buatan – benar-benar berdampak pada warna. Kita dapat mengubah kekuatan warna-warna hangat dan dingin dengan pencahayaan.

0 682
Sparkling Eclectic Christmas Eve Dinner
Teks: Chandra Sumawinata l Foto: Bambang Purwanto

Suasana festive di Oasis Restaurant pada malam Natal begitu terasa istimewa. Syahdunya malam Natal melebur dalam atmosfer glamor Christmas Eve Dinner dalam balutan tata hidang berkonsep eklektik. Ekspresinya terelaborasi pada tatanan perangkat tata saji padu padan. Taplak antik warna hijau velvet yang diperoleh dari Sunday Market di Kota Paris disanding dengan nuansa Nusantara koleksi tableware berupa fine porcelain motif Songket Palembang warna emas berhiaskan nuansa merah marun dan forest green yang merupakan karya desainer ternama Ghea Panggabean.
Nuansa elegan tampil menakjubkan dengan kehadiran motif tradisional Sumatra pada bagian atas handcrafted teak wood chargers yang kaya ber-finishing gold leaf. Candle light menciptakan atmosfer kian romantis, membiaskan impresi glamor seperti halnya pancaran yang memantul dari gelas wine kristal dan European silver heirloom sendok garpu bersentuhan vintage.
Bingkisan-bingkisan hadiah untuk orang-orang terkasih ditata melebur bak ornamen penghias table setting, dikawinkan dengan kehadiran gourmet chocolates dan buah-buahan segar yang dipersiapkan bagi tamu istimewa di pesta dinner privat. Rangkaian bunga mawar merah yang simpel nan elegan dengan mawar putih sebagai centerpiece bersama baby’s breath menyumbangkan pula kesan mewah, terangkum dalam Austrian crystal pedestals. Dalam ekspresi luxurious, sentuhan lain yang memperkaya adalah crisp white line napkins yang dipasangkan dengan silver napkin rings serta botol wine gaya hand-cut diamante.
Nuansa theatrical hadir melalui kepiawaian James De Reva, sang cultural liaison, menyuguhkan Malam Natal inspiratif nan intimate. Menjadi malam tak terlupakan bersama orang-orang terdekat di Oasis Restaurant. Merry Christmas and Happy New Year!

0 603
Oasis Restaurant, the Art of Culinary
Teks: Chandra Sumawinata l Foto: Bambang Purwanto

Faktor historical attraction benar-benar dimanfaatkan sebagai pesona yang kuat di Oasis. Bangunan asli tahun 1928 peninggalan zaman kolonial Belanda yang dahulunya dikenal sebagai rumah pribadi F. Brandenburg van Oltsende, sang jutawan rempah rempah, masih berdiri kukuh menyambut penikmat kuliner fanatik yang mengerti akan seni dan prestise.
Sebagai salah satu dari resto tua terkemuka di Ibukota, Oasis memang memiliki kekhususan tersendiri. Ia dikenal sebagai resto berkelas yang seringkali menerima kedatangan tamu-tamu resmi negara maupun pesohor dunia. Rancang arsitektur tempo dulu dipertegas dengan dekorasi interior berhiaskan sederet furnitur dan unsur dekoratif antik yang bernilai seni tinggi, berkelas premium, dan dipastikan original. Seperti museum hidup. Karenanya, hanya kalangan tertentulah yang mengagumi value bersantap di sini, yang akan rela berlama-lama duduk, rileks, berdiskusi seni seraya menyantap menu premium. Pengalaman bersantap yang sungguh berbeda.
Ketika didirikan pada tahun 1979 konsep culinery of art memang telah dicanangkan. Oasis ingin mengangkat inspirasi kekayaan budaya pada pengalaman berkuliner. Didukung oleh interior ruang yang berkarakter Indonesia, menu makanan tradisional menjadi sesuatu yang berkelas, disajikan semenarik mungkin, dan yang teristimewa adalah pelayanan ala rijsttafel yang menjadi andalan resto. Ritjsttafel merupakan cara makan yang pertama kali muncul saat era kolonial Belanda. Arti kata itu sederhana saja, meja nasi, tapi menu yang terhidang lebih dari nasi. Di Oasis, setiap tamu yang memesan ala ritsttafel mendapat selusin jenis makanan yang berbeda, jadi membutuhkan waktu cukup lama untuk mengkonsumsi semuanya… (Lihat selengkapnya di Majalah Home Diary #012/2015)

0 560
Teks: Chandra Sumawinatal Foto: Bambang Purwanto

Kemana pun kita terbang jauh mengelilingi dunia, tanah kelahiran tetaplah magnet kerinduan yang selalu membuat kita ingin kembali, sulit tergantikan. Made Yunus Gani, owner Dandelion Cafe Nature & Culture punya cerita khusus soal ini. Sejak usia 22 tahun ia telah meninggalkan Bali dan traveling menjejakkan kaki nyaris di 32 negara. Selama berpindah dari satu negara ke negara lain, di kurun waktu itu ia biasanya hanya menetap 8 bulan di Bali untuk kemudian melanjutkan kembali profesinya sebagai waiter di banyak negara. Hingga akhirnya pada tahun 2013 ia memutuskan pulang kampung dan membuat bisnis resto ini.

Pengalaman berkeliling dunia tak mengikis rasa cinta pada budaya lokal, sebaliknya justru semakin memperdalam keinginan pemilik untuk turut melestarikan kekayaan khazanah seni budaya Nusantara. Di resto ini, nuansa Bali dan Jawa terasa kental. Di atas lahan sekitar 6 are dengan luas bangunan 90 meter persegi, ditambah outdoor area seluas 300 meter persegi, Dandelion hadir dengan karakter bangunan berkonsep joglo. Lokasi resto di Jalan Raya Batu Bolong nomor 9, 500 meter sebelum echo beach kian mempesona dengan tambahan view sawah yang tertangkap mata kala bersantap. Natural nan menyejukkan.

Pilihan nama Dandelion sendiri memiliki arti khusus. Kendati nama ini merupakan pemberian ide dari seorang kenalannya, bagi Yunus, nama Dandelion memiliki filosofi yang tinggi. Bunga rumput liar berwarna putih itu memang hanyalah tanaman liar dan  jauh dari kesan indah jika tumbuh berdiri sendiri, tetapi ketika tumbuh berkumpul dan berkembang, ia akan mempesona pada waktunya walaupun tidak dipelihara. Makna keindahan itulah yang ia refleksikan bagi restonya…  (Lihat selengkapnya di Majalah Home Diary #012/2015)

0 476
Teks: Chandra Sumawinata l Foto: Bambang Purwanto

Merupakan sensasi tersendiri rasanya menikmati barisan-barisan bambu yang meliuk-liuk membungkus dinding dan langit-langit ruang yang tinggi dan lapang Vin + Wine Shop & Restaurant di Seminyak, Bali. Decak kagum pun terselip karena keelokan wujud yang nyatanya merupakan karya desain sendiri sang owner. Pecinta wine yang dulunya pernah memiliki kebun anggur di negeri Prancis itu lalu tergiring untuk meramaikan kawasan jantung Seminyak dengan mendirikan resto yang  homey, nyaman, dan santai bagi para tamu yang ingin menikmati wine bak di rumahnya sendiri. Desain mumpuni ini berhasil menyita perhatian dan merebut penghargaan sebagai Best Restaurant, Bar, and Cafe Award 2015 versi Majalah Now Bali.

Di lokasi premium tersebut, lahan seluas kurang lebih 1000 meter persegi lalu dieksplor sedemikian alamiah dan romantis. Permulaan bisnis yang sekadar retail produk wine kemudian berkembang sampai membangun resto dan cafe lounge. Sesuai dengan namanya, Vin+ menawarkan kelengkapan ragam wine impor mulai dari kelas dengan harga terjangkau hingga premium, termasuk di antaranya new world wine (dari Australia, New Zealand, Chili, Argentina, Amerika, Afrika Selatan) dan old world wine ( dari Prancis, Italia, Jerman, Spanyol, dan Austria).

Inspirasi sebagai destinasi khusus penggemar fanatik wine membuat Vin+ cukup sukses menjaring banyak wisatawan. 40% di antaranya merupakan tamu asal Australia, sedangkan 60% mix dari lokal Jakarta dan Bali, juga turis asing Eropa dan Asia, meliputi Singapura dan Hongkong. Penggemar khusus ini biasanya sudah tahu apa yang mereka cari, datang langsung dengan menyebut brand, jenis anggur, atau harga yang dimaksud… (Lihat selengkapnya di Majalah Home Diary #012/2015)