News

0 123
TekslFoto: Bambang P.

Jakarta, 12 Juli 2017 – SETELAH meluncurkan produk lemari es Polytron Belleza 3 yang mendukung pola hidup sehat dengan sayur-mayur dan buah yang terjaga kesegarannya, Polytron kali ini melengkapi varian warna baru dari Belleza 3 yang terlihat trendi dan menarik. Dalam rangka memperkenalkan lemari es Belleza 3 yang memiliki fitur unggulan Shielded Moisture Compartment untuk menjaga kesegaran buah hingga 14 hari dan Humidity Control Crisper yang menjaga kelembaban agar sayur tetap segar dan tidak cepat mengering, Polytron menggelar jumpa pers dan halal bihalal bersama manajemen Polytron. Ditemui di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Marketing Director Polytron,Tekno Wibowo menyatakan kekagumannya terhadap maraknya gaya hidup sehat di Indonesia (12/7). “Tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat ini seiring dengan Polytron Belleza 3 yang hadir sebagai komitmen kami untuk mendukung gaya hidup masyarakat Indonesia yang lebih baik,” ujar Tekno Wibowo. Selain pilihan warna Black Mirror dan Dark Grey yang sudah diperkenalkan sebelumnya, Belleza 3 memperkenalkan varian warna baru yakni Dark Blue, Dark Brown, dan Violet. Fitur lain yang menjadi unggulan juga di Belleza 3 adalah penggunaan Kompresor terbaru R 600A, yang dapat menghemat energi dan pendinginan lebih cepat hingga 15% di banding dengan kulkas lainnya. Kompresor dengan jenis HFC (Hydro Carbon) tersebut telah terbukti dan direkomendasikan di dunia sebagai kompresor yang ramah dan tidak menimbulkan efek buruk terhadap lingkungan. Hal itu telah menjadi bagian dari Polytron untuk turut mendorong pola hidup sehat, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat. “Hemat energi dan environmental friendly adalah bentuk kepedulian Polytron terhadap lingkungan dan merupakan standard Polytron dalam mengembangkan produk baru,” lanjut Tekno Wibowo. Keunggulan-keunggulan Polytron Belleza 3 ini pula yang rupanya memikat Sophia Latjuba, bintang multi talenta, sekaligus penggiat gaya hidup sehat. Rahasia penampilannya yang selalu terlihat segar dan menarik ialah pilihan pola hidup sehat yang ia jalani dengan rutin melakukan yoga dan juga disiplin mengonsumsi buah dan sayur yang terjaga kesegarannya. “Kebutuhan nutrisi saya dari buah dan sayur tercukupi, karena Polytron Belleza 3 ini mampu menjaga kesegaran buah hingga 2x lebih lama dibanding lemari es lain dan mampu menjaga kelembaban sayur sehingga tetap segar dan tidak cepat mengering,” urai Sophia Latjuba. Pentingnya mengonsumsi buah dan sayur segar bagi kesehatan itu sejalan dengan hasil riset lembaga seperti National Health and Medical Research Council (NHMRC) Australia yang merekomendasikan orang dewasa mengkonsumsi setidaknya lima jenis sayuran dan dua jenis buah setiap hari. Hal itu juga dikonfirmasi dr. Reisa Broto Asmoro, dokter dan mantan finalis Miss Indonesia yang kini aktif memandu acara kesehatan di stasiun televisi nasional. ”Kesegaran buah dan sayur sangat penting untuk menjaga kandungannya sebagai sumber vitamin, antioksidan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan phytochemicals, zat kimia yang hanya ditemukan dalam buah dan sayur yang berfungsi untuk melawan radikal bebas di dalam tubuh seperti betacarotene, lycopene dan juga polyphenols,” papar dr. Reisa. Tak sekadar berlaku bagi orang dewasa, hasil riset NHMRC juga mendorong para orang tua untuk rutin memberikan asupan nutrisi dari buah dan sayur sesuai porsi dan angka kecukupan gizi untuk menunjang kesehatan, membantu memenuhi kebutuhan energi, menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak, memperkuat sistem kekebalan tubuh anak dan membantu melawan penyakit. Bahkan lembaga kenamaan itu juga telah menemukan bukti kuat yang menunjukkan nutrisi pada buah dan sayuran dapat mencegah penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskular dan kanker. Hal itu membuat dua selebriti yang tengah menjalankan peran sebagai ibu, Natasha Rizky (aktris/ibu 2 anak balita) dan Sarwendah Onsu (penyanyi/ibu 1 anak) membutuhkan lemari es untuk menjaga kesegaran buah dan sayur segar untuk asupan gizi anak-anak mereka. “Keseimbangan gizi dalam setiap menu makanan selalu saya perhatikan, termasuk menjadikan sayuran dan buah-buahan segar sebagai menu utama maupun sebagai kudapan bagi keluarga, khususnya anak-anak saya,” kata Natasha Rizky. Sementara Sarwendah Onsu kerap kali menambahkan buah-buahan sebagai bahan olahan untuk menu yang akan disajikan untuk keluarganya. “Serat dan vitamin yang ada pada buah segar membantu kebutuhan vitamin dan melancarkan pencernaan anak saya,” ungkap Sarwendah yang mantan personel Girl Band terkenal Indonesia ini. Kebutuhan terhadap lemari es yang mampu menjaga kualitas bahan makanan juga dirasakan aktor/chef Nicky Tirta yang kini berkecimpung di bidang kuliner. Bagi alumnus Jurusan Patisserie di Technical and Further Education (TAFE) College, Perth Australia ini, peran lemari
es sangat penting untuk menjaga kualitas, kandungan nutrisi dan gizi, rasa, tekstur dan bentuk bahan makanan. “Bila bahan makanan rusak, ketika diolah cita rasanya akan berkurang saat dikonsumsi. Untuk menjaga secara optimal kesegaran bahan makanan supaya rasanya tetap enak dan tampilannya menarik saya terbantu sejak menggunakan Polytron Belleza 3,” ujar Nicky Tirta yang kini dikenal juga sebagai celebrity chef. Intinya, peluncuran Polytron Belleza 3 adalah perwujudan dari komitmen Polytron sebagai perusahaan asli Indonesia untuk mendukung masyarakat Indonesia untuk hidup lebih baik. “Kami akan selalu berusaha untuk meluncurkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” pungkas Tekno Wibowo.

0 182
TekslFoto: Pramono

Jakarta, 11 Juli 2017 – Sebagai salah satu rangkaian kegiatan kampanye kepedulian terhadap kanker payudara, LOVEPINK bersama dengan yayasan peduli kanker lainnya yakni Bali Pink Ribbon, Reach to Recovery Surabaya dan Rumah Sakit Onkologi Surabaya pada hari ini mengumumkan akan digelarnya kegiatan Indonesia Goes Pink (IGP) yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali pada tanggal 7-8 Oktober 2017 sekaligus memperingati bulan kepedulian kanker payudara yang selalu diperingati pada bulan Oktober. Berdasarkan data dari website Indonesia Goes Pink (www.indonesiagoespink.com), kanker payudara merupakan penyebab kematian nomor satu pada wanita berusia 40-55 tahun. Namun, selama ini kasus kanker payudara belum dapat ditangani secara menyeluruh meskipun kesadaran akan kanker payudara sudah terus menerus dibangun. Hal ini dikarenakan kurangnya informasi dan data yang diperlukan oleh pasien atau keluarga pasien pengidap kanker payudara, mulai dari fase preventif (apakah sudah menjalankan rutinitas mengecek payudara atau SADARI) sampai dengan fase pengobatan seperti pemahaman mendetail atas kendala yang dihadapi pasien dan keluarga di Indonesia (seperti mendapatkan informasi opsi pengobatan, referensi terhadap tenaga ahli medis, dan lain-lain). Shanti Persada, salah satu pendiri LOVEPINK mengatakan, “Dengan misi meningkatkan kesadaran akan kanker payudara kami menyadari kurangnya data mengenai kasus kanker payudara di Indonesia, kami menginisiasi LOVEPINK Survey dengan agar didapatkan data yang akurat mengenai kesadaran perempuan Indonesia atas kanker payudara itu sendiri, proaktivitas mereka dalam melakukan SADARI, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dialami mereka yang telah terdiagnosa dengan kanker payudara dalam masa pengobatan.” IGP merupakan kegiatan peduli kanker payudara yang terbuka untuk para warriors, survivors, kerabat dan keluarga. Rangkaian aktivitas IGP terdiri dari gathering bersama para survivor, workshop (make up class, self healing, belajar memakai kain) talkshow, Thousand Voices of Survivors Dinner (Sabtu, 7 Oktober) serta Pink Run, Fun Walk dan pemeriksaan USG di hari Minggu (8 Oktober) bagi para supporter yang ingin memberikan dukungan mereka kepada para warriors melalui aktivitas lari 5k, 10k, 21k dengan rute running course yang direncakan oleh penyelenggara event lari yang profesional. Samantha Barbara, Wakil Ketua IGP mengatakan, “Indonesia Goes Pink merupakan upaya kolektif kami untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap isu kanker payudara, serta edukasi berkelanjutan SADARI. Meskipun kesadaran terhadap kanker payudara sudah mulai meluas, namun kami mengharapkan pengetahuan terhadap kanker payudara tidak berhenti disitu saja. Karena itu IGP turut melibatkan komunitas pelari sebagai bentuk dukungan kerabat dan keluarga kepada isu kanker payudara; kami ingin menunjukkan bahwa kanker payudara tidak ‘ekslusif’ khusus untuk perempuan – namun juga orang-orang di sekeliling kehidupan mereka.” “Kami berharap, peserta IGP, baik warriors, survivors, dan para supporters, bisa memanfaatkan event ini untuk saling bertukar informasi, mendapatkan ilmu, dan menginspirasi satu sama lain. Sulit bagi seorang warrior dan keluarganya untuk melawan penyakit ini tanpa dukungan moril dan juga pengetahuan yang sangat dibutuhkan dalam keseharian perjuangan mereka. IGP adalah wadah bagi mereka yang terdampak oleh kanker payudara untuk saling menyemangati dan bekerjasama berjuang melawan kanker payudara.” Informasi acara dan pendaftaran dapat dilakukan melalui www.indonesiagoespink.com yang telah dibuka sejak tanggal 18 Mei 2017 sampai 24 September 2017.

0 180
TekslFoto: Bambang P.

Jakarta, Indonesia – Philips Lighting (Euronext Amsterdam ticker: LIGHT), pemimpin global di bidang pencahayaan, hari ini mengungkapkan perannya dalam membantu Pluit Village Mall dan Lippo Mall Puri, keduanya milik Lippo Grup, untuk beralih menggunakan solusi pencahayaan yang lebih efisien. Philips Lighting Indonesia (PLI) menunjukkan bahwa pencahayaan LED baru yang dipasang di dua pusat perbelanjaan tersebut dapat mengurangi konsumsi energi dan tagihan listrik secara signifikan. Di samping itu, para penyewa dan pengunjung kini dapat menikmati mal yang lebih terang dan lebih nyaman. Anderson Chong, Direktur Mal Pluit Village, salah satu mal di mana PLI mengganti pencahayaan mereka, mengatakan bahwa, “Bagi kami selaku pengelola mal, listrik merupakan salah satu pos biaya terbesar dari operasional mal. Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Philips Lighting yang memampukan kami dalam mengurangi konsumsi listrik. Solusi Philips Lighting menciptakan pengalaman di mal yang sempurna baik di dalam maupun di luar ruangan, menjadikan mal ini lebih nyaman bagi para pengunjung untuk berbelanja dan menghabiskan waktu.” Di Pluit Village Mall, PLI mengganti sekitar 12.000 bohlam dan lampu LED untuk keseluruhan area mal yang berukuran 90.000m2 dan mal tersebut berhasil menghemat konsumsi energi hingga 57%. Sedangkan di Lippo Mall Puri, PLI mengganti lebih dari 10.000 lampu tabung LED di area parkir, yang membantu mengurangi konsumsi energi hingga 64%. Walaupun terbukti lebih hemat, namun tingkat pencahayaan di dua mal tersebut tidak lantas berkurang; justru pencahayaan lampu semakin terang sehingga membuat area publik seperti tempat parkir menjadi lebih aman dan membuat pengendara lebih mudah untuk bermanuver. Menurut ibu Juwita, seorang ibu rumah tangga yang rutin mengunjungi mal bersama keluarganya, “Sejak lampu mal diganti dengan lampu Philips LED, suasana mal menjadi lebih baik, lebih terang, dan kami merasa lebih nyaman saat berkunjung.” “Di Philips Lighting, kami memahami bahwa visibilitas gedung dan efisiensi penggunaan energi merupakan aspek penting bagi pebisnis ritel. Sebagai pemimpin global di bidang pencahayaan LED, kami bangga dapat memperluas kerja sama dengan Lippo Grup dalam menyediakan pengalaman berbelanja yang lebih baik tanpa berkompromi terhadap konsumsi energi,” ujar Rami Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia. Selama tiga tahun terakhir, Philips Lighting Indonesia telah bekerjasama dengan Lippo Grup untuk proyek penggantian lampu LED di sejumlah properti paling terkemuka milik perusahaan ini yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk Matahari Department Store dan Rumah Sakit Siloam.

0 164
TekslFoto: Bambang P.

JAKARTA, 7 Juli 2017 –Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) Republik Indonesia sejak tahun lalu telah menggulirkan sebuah program yang inspiratif bertajuk ‘IKKON’ (Innovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara) sebagai bagian dari pengembangan Ekonomi Kreatif. Pada peluncuran program ‘IKKON 2017’ kali ini dikukuhkan langsung oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BeKraft) Indonesia, Bapak Triawan Munaf,bertempat di XXI Club, Djakarta Theatre, Jakarta. ‘IKKON’ merupakan sebuah program yang menempatkan seseorang atau sekelompok pelaku kreatif pada suatu wilayah di Indonesia yang bertujuan untuk mendorong dan membantu pengembangan potensi ekonomi kreatif lokal. Dalam pelaksanaannya diharapkan para peserta program ‘IKKON’ dan masyarakat lokal dapat saling berbagi, berinteraksi, bereksplorasi dan berkolaborasi sehingga masing-masing pihak yang terlibat dapat saling memperoleh manfaat secara etis (Ethical Benefit Sharing) berkelanjutan. IKKON berkaitan dengan Nawa Cita atau sembilan cita cita dari pemerintahan Jokowi – JK yakni Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Butir ke tiga tersebut diterjemahkan oleh masing – masing Kementerian dan Lembaga Negara sesuai dengan tugas dan fungsinya dengan kegiatan yang menyentuh akar rumput. “Badan Ekonomi Kreatif atau BEKRAF mengimplementasikan butir ke tiga dari Nawa Cita tersebut salah satunya dengan program IKKON (Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara). Kegiatan ini berintikan live in designer atau menempatkan para desainer yang berbasis urban- akademis untuk berkolaborasi dengan perajin lokal yang berbasis rural – komunitas”, kata Pak Triawan Munaf selaku Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Program IKKON merupakan kegiatan yang bersifat komprehensif karena melibatkan beberapa personil dengan berbagai latar belakang pendidikan dalam satu tim, juga berkesinambungan dalam jangka waktu yang cukup panjang, yaitu sekitar 5 bulan. Oleh karena itu dalam rekruitmen pesertanya diberlakukan syarat yang cukup ketat, karena menyangkut tanggung jawab, komitmen dan kemampuan kerja dalam tim. Saat ini sedang dipersiapkan wadah untuk para alumni IKKON dalam bentuk Koperasi (KOPIKKON), agar kolaborasi yang telah dirintis antara tim IKKON terdahulu dengan pelaku kreatif di daerah-daerah kegiatan IKKON dapat terus berlanjut. Dengan demikian diharapkan melalui KOPIKKON dampak daya jangkau dari pengembangan ekonomi kreatif tidak saja hanya dirasakan di kota kota besar, namun merata hingga di daerah daerah. Karya dari hasil kolaborasi program IKKON yang mempunyai kekuatan lokal namun memiliki kebaruan baik bentuk mau pun fungsi, atau dalam bentuk service design baru, diharapkan dapat memberikan peningkatan kualitas yang memberi nilai tambah baik secara sosial mau pun ekonomi. Beberapa produk IKKON 2016 telah diakui kualitasnya melalui beberapa pameran luar negeri. Sebagai contoh, desain motif dari Sdr. Sylvie Arizkyani yang diwujudkan melalui keterampilan membatik Ibu Tarkinah dari Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah telah terpilih oleh kurator untuk ditampilkan di Salone del Mobile Milano Italia. Sedangkan karya perlengkapan makan dari bambu hasil kolaborasi pelaku kreatif lokal dengan Tim IKKON di Ngada, Nusa Tenggara Timur telah mendapatkan penghargaan The Best Show pada Chiang Mai Design Week. Dengan adanya penghargaan internasional ini, tentunya memberikan dampak kepercayaan dari pasar atau konsumen, sehingga hasil-hasil karya kolaborasi pada program IKKON juga dapat memberikan dampak peningkatan harga atas produk dimaksud. Hal ini tentunya meningkatkan penghasilan para pelaku kreatif di daerah. Salah satu nilai lebih dari program IKKON ini adalah ethical benefit sharing atau saling memperoleh manfaat secara etis. Sehingga para desainer mendapatkan royalti atas Hak Ciptanya, sementara para pelaku kreatif lokal memperoleh hak jasa produksi yang layak. Ini merupakan penghargaan kepada kedua belah pihak yang akan terus didorong pada setiap kesempatan program dan kegiatan BEKRAF dalam rangka membangun ekosistem ekonomi kreatif.
Deputi Riset Edukasi dan Pengembangan Abdur Rohim Boy Berawi menjelaskan bahwa pada pelaksanaan IKKON kali ini akan berlangsung di lima kota yakni Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bojonegoro, Kota Banjarmasin, Kabupaten Belu dan Toraja Utara. “Tiap tim akan terdiri dari dua belas orang dengan komposisi terdiri dari berbagai profesi di bidang yakni Disain Interior, Disain Komunikasi Visual, Fashion, Disain Produk, Disain Tekstil,Arsitektur. Selain itu juga profesi di bidang non desain yaitu : Antropologi/Sosiologi, Manajer Proyek, Business Advisor, Spesialis Media, Videografi dan Fotografi”. Setiap tim yang didampingi seorang mentor tersebut akan ke lokasi pelaksanaan dalam empat tahap masing masing : Keberangkatan I untuk survey potensi (10 – 23 Juli 2017), Keberangkatan II untuk perencanaan Desain (11 – 22 Agustus 2017), Keberangkatan III untuk pembuatan prototype (11 – 22 September 2017) dan keberangkatan IV untuk pameran (11 – 23 Oktober 2017). Program IKKON 2017 telah didahului dengan pengumuman pendaftaran calon peserta di website milik BEKRAF untuk perekrutan calon peserta mulai dari medio Maret hingga 7 April 2017. Peserta yang mendaftar secara online sebanyak 460 orang dan yang terseleksi secara administrasi untuk mengikuti seleksi wawancara sebanyak 164 orang. Dari jumlah tersebut, terseleksi untuk mengikuti Asesmen sebanyak 100 orang. Dari hasil assemen, Panitia Pengarah menentukan sebanyak 60 orang peserta IKKON 2017 yang akan dibagi menjadi 5 tim untuk ditempatkan di 5 daerah. Dalam akhir kata sambutannya Pak Triawan Munaf berharap IKKON dapat menumbuh kembangkan perekonomian baru di daerah pedesaan. “Sebagaimana harapan Presiden RI bahwa ekonomi kreatif harus jadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Hal ini bukan lagi mimpi karena sudah terbukti dan dapat kita lakukan secara bersama-sama”.

0 276
Teks l Foto : Pramono

Mall of Indonesia (MOI) kembali menghadirkan rangkaian acara menarik dan seru untuk mengisi liburan sekolah dan bulan Ramadhan. Kali ini Mall of Indonesia (MOI) mengfhadirkan “Official Marvel Character Apereance Spider-Man Homecoming” dan permainan interaktif yang berlangusng di Main AtriumMall of Indonesia pada tanggal 16 Juni – 23 Juli 2017. Meet and Greet ini meruapakan kerjasama Provilant Group sebagai Official Licensing Agent Sony Pictures di Indonesia. Spider-Man Homecoming Official Meet and Greet di gelar pada tanggal 16 Juni – 23 Juli 2017 pada jam 13.00, 15.00, 17.00 dan 19.00. Pada tanggal tersebut pengunjung dapat bertemu dan berinteraksi langsung dengan Spider-Man dengan syarat yaitu mengikuti program belanja dengan loyalty program Mall of Indonesia yaitu Sedayu One. Customer cukup berbelanja senilai R 500.000,00 sudah bisa mendapatkan tiket meet and greet Spider-Man dan merasakan wahana bermain seperti: Monument Glide, Web Obtacle, Upside Down Classroom, Spider-Man Rescue, Photo Green Screen Spider-Man. Tidak hanya itu, dengan berbelanja senilai Rp 1.500.000,00 pengunjung juga berkesempatan mendapatkan merchandise exclusive Spider-Man Homecoming di Main AtriumMall of Indonesia. Merchandise exclusive Spider-Man Homecoming hanya diberikan untuk 25 orang pertama setiap hari. “Mall of Indonesia akan terus menghadirkan inovasi dan keistimewaan bagi para customer setia yaitu dengan menghadirkan event Spider-Man Homecoming dan program belanha menarik untuk menambah keceriaan dan keseruan liburan sekolah di MOI. Kehadiran Spider-Man tentunya sangat di tunggu oleh penggemarnya, karena ini merupakan official meet and greet yang kita hadirkan langsung dari US dan khusus untuk para penggemar Spider-Man di Indonesia. Spider-Man Homecoming juga hadir di Mall Agung Sedayu Retail lainnya yaitu Grand Galaxy Park di Bekasi dan PIK Avenue di Pantai Indah Kapuk” jelas Lady Samantha – Marcom Manager Mall of Indonesia. Belanja makin menyenangkan dengan rangkaian acara menarik hanya di Mall of Indonesia – The Fun Shopping Experience.

0 257
TekslFoto: Umi key

Tangerang, 21 Juni 2017 – Unilever meletakkan tonggak penting dalam sejarahnya di Indonesia dengan meresmikan kantor pusat baru, Grha Unilever, di Green Office Park BSD City, Tangerang, Banten. Gedung baru yang dibangun di atas lahan 30.000 m2 dengan luas bangunan 50.000 m2 ini dapat menampung sampai 1.350 karyawan. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto dan Chief Executive Officer Unilever, Paul Polman. Paul Polman menyampaikan “Selama lebih dari 83 tahun, Unilever melalui brand-brand-nya telah melayani masyarakat Indonesia dan berkontribusi terhadap kemajuan sektor bisnis, ekonomi dan sosial di Indonesia. Pembangunan gedung kantor pusat kami yang baru di Indonesia merupakan investasi besar yang menjadi simbol dari komitmen jangka panjang kami terhadap Indonesia sekaligus mencerminkan tekad kami untuk membuat standar-standar baru dalam segala sesuatu yang kami lakukan.” Ada beberapa standar baru yang ditetapkan di Grha Unilever, papar Paul Polman. Pertama, Grha Unilever menerapkan standar tinggi dalam hal penggunaan teknologi ramah lingkungan serta penerapan konsep keberlanjutan. Kedua, kantor ini memiliki standar baru dalam hal penyediaan fasilitas yang bertujuan mengoptimalkan dan mendukung kesehatan dan kesejahteraan karyawan. Standar baru yang ketiga terletak di aspek desain dan tata letak tempat kerja yang bertujuan membuat karyawan selalu dinamis dan bersemangat serta membangun jiwa entrepreneurship dalam diri mereka. “Hal-hal tersebut akan membantu tercapainya komitmen Unilever untuk terus mengembangkan bisnisnya, “kata Paul Polman. Menjabarkan lebih lanjut penjelasan dari Paul Polman, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk Hemant Bakshi mengatakan, “Grha Unilever menyatukan karyawan dari 4 lokasi kantor pusat kami yang sebelumnya terpisah-pisah. Gedung ini dirancang dengan konsep untuk mendukung semangat kebersamaan, kolaborasi, saling melibatkan satu sama lain serta agility/ kelincahan dalam bekerja”. Gedung juga dilengkapi dengan standar fasilitas yang tinggi untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan karyawan serta menciptakan suasana kerja yang nyaman, antara lain pusat kebugaran, Zwitsal Day Care Centre, ruang laktasi, TRESemmé salon, Magnum café, Buavita Juice Bar, perpustakaan, entertainment room, kantin dengan kapasitas 650 tempat duduk, Masjid Al Muhajirin yang dapat menampung 600 orang dan poliklinik serta farmasi. “Berkaitan dengan konsep keberlanjutan yang disinggung oleh Paul Polman, Grha Unilever menerapkan konsep ‘green building’ yang telah mendapat sertifikasi Gold+ dari Green Mark Certification U sebagai bangunan dengan desain ramah lingkungan. Dengan konsep ini, kami berusaha memberikan pemahaman kepada karyawan akan pentingnya mengurangi jejak karbon pada lingkungan, dimulai dari diri sendiri. Selain itu, dengan inspirasi dari hijaunya alam Indonesia, gedung ini dirancang sedemikian rupa sehingga bagian dalam dan luar gedung seolah menyatu, membawa suasana teduh dan nyaman di lingkungan kerja,” papar Hemant Bakshi. “Dengan peresmian kantor pusat kami yang baru, kami yakin bahwa kami akan terus bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia mendatang” tutup Hemant Bakshi.

0 290
TekslFoto: Pramono

Jakarta, 15 Juni 2017 Akibat dari pemanasan global mendorong lahirnya berbagai inovasi produk dalam industri bahan bangunan, salah satu nya adsalah konsep green construction yang yang menekankan pada perencanaan, pelaksanaan dan pemakaian produk konstruksi yang ramah lingkungan, efisiensi dalam pemakaian energi dan sumber daya, berbiaya rendah, serta memperhatikan kesehatan dan kenyamanaan penghuninya. Bersamaan dengan hal tersebut PT Saint Gobain Construction Products Indonesia, produsen papan gypsum Gyproc, mengajak rekan-rekan Media untuk berdiskusi mengenai penyelamatan Bumi dari pemanasan global lewat pemilihan bahan bangunan yang ramah lingkungan, kegiatan ini selain menyambung silahturahmi di bulan suci Ramadhan, juga sebagai bentuk dari komitmen Gyproc untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. System eco green juga perlu diterapkan secara optimal pada desain rumah, salah satunya dengan penggunaan energi seminimal mungkin, Sementara untuk material bangunan yang ramah lingkungan pun harus memenuhi kriteria sebagai berikut : proses produksinya tidak menghasilkan zat-zat berbahaya bagi lingkungan, dari segi pengangkutan bahan baku bisa didapatkan dengan mudah untuk menghemat BBM, materialnya alami, serta tidak beracun. Dalam kesempatan ini Hantarman Budiono selaku managing Director PT Saint-Gobain Construction Product Indonesia mengatakan, ” Dengan terjadinya perubahan iklim, sumber daya alam yang semakin berkurang serta meningkatnya masalah kesehatan, maka diperlukan bahan bangunan yang tahan lama, menghemat energi, dapat didaur ulang sehingga mengurangi limbah dan polusi, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup.” Gyproc juga terus berinovasi dan dalam waktu dekat ini akan segera meluncurkan produk papan gypsum terbarunya yang sangat kuat karen mampu menahan hingga 30 kg pertitik, selain itu teknologi terbaru papan Gypsum juga akan menghadirkan papan gysum, yang dapat diaplikasikan di ruangan sangat khusus seperti ruang X-Ray, dan ada juga papan gypsum yang tidak memerlukan waterproofing.

0 291

Jakarta, 14 Juni 2017 – Dalam rangka bulan suci Ramadan, Godrej Indonesia melalui produk pengharum ruangannya, Stella Air Freshener hari ini menyerahkan donasi kepada anak yatim dan yayasan pendidikan melalui Dompet Dhuafa. Donasi ini diberikan secara langsung oleh Evan Cornelius Lawanto selaku Category Head Air Freshener Godrej Indonesia kepada Dr. Imam Rulyawan selaku Direktur Dompet Dhuafa. Acara yang diadakan di EV Hive D.Lab ini merupakan salah satu wujud kepedulian Stella serta dukungannya terhadap anak yatim dan yayasan pendidikan. Evan Cornelius Lawanto, Category Head Air Freshener Godrej Indonesia mengatakan, “Ramadan adalah saat yang tepat untuk saling berbagi dan sudah merupakan kewajiban kami untuk selalu saling membantu sesama setiap saat. Kali ini melalui Stella Air Freshener, kami mewujudkannya dengan memberikan donasi kepada anak yatim dan juga yayasan pendidikan. Kami telah menunjuk Dompet Dhuafa sebagai partner terpercaya yang dapat menyalurkan donasi ini kepada ratusan anak yatim dari berbagai panti asuhan serta sekolah binaan dari Dompet Dhuafa untuk bisa mendapatkan kualitas pendidikan yang lebih baik.” “Kami berharap, kedepannya donasi ini dapat digunakan dengan baik serta menunjang kebutuhan dan keperluan anak-anak yatim maupun mereka yang berada di bawah yayasan pendidikan untuk terus berkarya bagi bangsa,” tambah Evan. “Dalam program kerjasama antara Dompet Dhuafa dan Stella, donasi yang diperoleh nantinya akan disalurkan untuk program–program pengembangan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Dompet Dhuafa berharap kerjasama donasi dengan Stella ini dapat membantu mempermudah orang untuk berbuat baik dan dapat menginspirasi semakin banyak orang untuk menebar kebaikan terutama untuk para kaum dhuafa yang membutuhkan.” Momen donasi ini juga dipergunakan oleh Stella Air Freshener untuk membangun serta mempererat tali silaturahmi dimana Stella Air Freshener turut mengundang anak yatim dari Yayasan Al Huda untuk bergabung dan berbagi aktivitas serta ide ceria pada saat sesi buka bersama. Selain itu, Stella Air Freshener juga turut memperkenalkan program spesialnya di bulan Ramadan kali ini dimana para pelanggan dapat turut serta menyumbangkan donasi untuk anak yatim dan yayasan pendidikan dengan hanya melakukan pembelian Stella Air Freshener dari periode Mei – Juni 2017. Setiap pembelian Stella Air Freshener all variant, maka pelanggan akan menyumbang sebesar Rp 150,- dan untuk setiap pembelian Stella Air Freshener Matic atau refill Ramadan edition, maka pelanggan menyumbang sebesar Rp 500,-. Tidak hanya melakukan donasi, Stella Air Freshener beberapa waktu lalu telah menggelar kompetisi di Facebook dengan mengajak para pelanggan mengirimkan ide seru dan cerita terbaik untuk berbuka puasa bersama anak yatim. Lima pelanggan yang mengirimkan ide seru dan cerita terbaik periode pertama ini kemudian bersama-sama meramaikan acara Wanginya Silaturahmi bersama Stella dan anak yatim Yayasan Al Huda. “Ramadan merupakan kesempatan yang paling tepat untuk mengeratkan silaturahmi yang telah terjalin, tidak hanya dengan anak yatim tetapi juga dengan para pelanggan setia Stella Air Freshener. Semoga acara ini dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi Stella Air Freshener dan semua yang tergabung di acara Wanginya Silaturahmi ini,” tutup Evan.

0 259
TekslFoto: Pramono

HOOQ – layanan Video on Demand terbesar di Asia Tenggara – hari ini mengumumkan inisiatif terbaru – HOOQ Filmmakers Guild, proyek besar tingkat Asia Tenggara yang membantu para sineas untuk merealisasikan ide mereka menjadi serial TV, sekaligus memberikan apresiasi terhadap Asia sebagai bangsa yang banyak menghasilkan serial TV terbaik. HOOQ mengundang pelaku film profesional, baik sutradara, produser ataupun penulis naskah untuk mengirimkan naskah dan treatment (sketsa skenario) mereka untuk serial TV. Lima naskah terbaik akan mendapat pendanaan sebesar USD30.000 untuk diproduksi menjadi episode perdana yang akan ditayangkan di HOOQ. Pendaftaran terbuka untuk peserta dari Singapura, Thailand, Indonesia, India, Filipina, Vietnam, Malaysia dan Kamboja. Para pelanggan HOOQ dan jajaran juri yang terdiri dari para sineas papan atas Asia serta Hollywood (akan diumumkan kemudian), Nicholas Saputra dan Mouly Surya terpilih menjadi juri dari Indonesia yang akan menentukan satu naskah terbaik dari lima naskah tersebut yang akan diproduksi menjadi satu serial penuh dan ditayangkan di HOOQ. “Ada bakat luar bisa untuk membuat serial TV di Asia, dan kami ingin memberikan kesempatan kepada pelaku film profesional untuk merealisasikan ide-ide cemerlang mereka. HOOQ didirikan di Asia dan untuk kawasan Asia, dan kami ingin memberikan dukungan kepada para sineas Asia untuk menciptakan hiburan yang berkualitas bagi para pelanggan kami, mulai dari kisah bergenre romantis, laga, petualangan hingga heroik dengan latar belakang daerah mereka. HOOQ Filmmakers Guild membantu mewujudkannya, menjadikan Asia sebagai bangsa yang banyak menghasilkan serial TV terbaik,” ujar Peter Bithos, Chief Executive Officer, HOOQ. Kompetisi ini mulai dibuka dari tanggal 1 Juni 2017 hingga 1 Agustus 2017. Para peserta dapat berasal dari sekolah film atau bekerja sebagai profesional di industri film yang memiliki pengalaman dalam memproduksi film. Peserta diharuskan mengirimkan naskah untuk mini seri atau serial penuh dengan maksimal 13 episode untuk satu musim. Tidak ada batasan genre, namun proposal dan produksi harus menggunakan bahasa lokal dari negara mana peserta tersebut berasal. Pengumuman ini dibuat satu hari setelah HOOQ mengumumkan empat produksi orisinal HOOQ terbaru – Critical Eleven dan Sweet 20 yang tayang di bioskop pada bulan Mei dan Juni 2017 dan 3 produksi lainnya yang akan tayang di HOOQ (‘The T Party’ dan Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak) tahun ini.

Cara Berlangganan HOOQ

Cara berlangganan HOOQ mudah. Pelanggan cukup mengunduh aplikasi HOOQ dari Apple Store atau Google Play, daftar atau masuk, untuk mengakses konten terbaik Hollywood dan Asia dari koleksi HOOQ, kapanpun, dimanapun melalui beragam perangkat termasuk komputer, smartphone, tablet, set-top box dan smart TV melalui Google Chromecast dan semua perangkat Apple. Silakan daftar sekarang untuk mendapat free trial selama 7 hari di www.hooq.tv dan membayar biaya berlangganan dengan menggunakan kartu kredit.

0 275
TekslFoto: Pramono

Jakarta, Indonesia – Philips Lighting (EURONEXT Amsterdam ticker: LIGHT), pemimpin global di bidang pencahayaan, hari ini mengumumkan penunjukkan Rami Hajjar sebagai Country Leader untuk Indonesia. Rami menggantikan Chandra Vaidyanathan yang menempati posisi baru di Shanghai sebagai Regional Business Leader untuk Tiongkok & India. Bergabung dengan Philips Lighting pada tahun 2010, Rami menjabat sebagai General Manager untuk kawasan Timur Tengah (tidak termasuk Kerajaan Arab Saudi) dalam empat tahun terakhir. Selama berkarir di Timur Tengah, ia sukses memprakarsai sejumlah proyek kerja sama inovatif Philips, baik dengan sektor pemerintah maupun swasta, yang berhasil mentransformasi kawasan ini. Dalam salah satu inisiatif terkininya, Philips Lighting bermitra dengan Pemerintah Kota Dubai dalam upaya riset pengembangan untuk membuat “Dubai Lamp“, bohlam LED komersial pertama di dunia yang tersedia dengan kapasitas 1-, 2-, dan 3-watt. Sebelumnya Rami pernah menjabat sebagai Marketing Director, lalu Commercial Director untuk Professional Lighting Projects untuk kawasan tersebut. Rami meraih gelar sarjana di bidang Teknik Sipil dan Lingkungan dari American University of Beirut dan gelar Master of Business Administration dari INSEAD, Perancis. Dengan latar belakang pendidikan serta pengalamannya di Timur Tengah, ia mampu mendayagunakan teknologi inovatif perusahaan dan mengembangkan peluang pasar secara strategis. “Di Philips Lighting, kami menghadirkan pencahayaan yang lebih dari sekadar penerangan. Inovasi pencahayaan kami memungkinkan kami untuk memanfaatkan teknologi LED dan Internet of Things, yang memberikan manfaat lebih bagi konsumen sehingga dapat meningkatkan kehidupan masyarakat di sini. Merupakan kehormatan bagi saya mendapatkan kesempatan untuk memimpin di pasar yang kuat dan berkembang, serta meneruskan warisan Philips Lighting yang sudah ada di Indonesia selama lebih dari 120 tahun,” ujar Rami.