News

0 807

Indonesia Fashion Week (IFW) merupakan sebuah pameran mode tahunan terbesar di Indonesia. Perhelatan IFW tahun ini merupakan yang ketiga kalinya dan berlangsung pada 20-23 Februari 2014 di Jakarta Convention Center. Mengusung tema local movement and green movement, IFW 2014 mengajak seluruh elemen bangsa untuk bangga dan mencintai fesyen dalam negeri. Pada pembukaan IFW 2014, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, menyampaikan harapannya agar industri kreatif global, khususnya fesyen Indonesia, dapat menembus pasar internasional. Berbagai produk fesyen dipamerkan selama IFW berlangsung dan sukses menarik perhatian, tidak hanya pencinta fesyen, tapi juga masyarakat luas. Sekitar 500 brand fesyen, 188 desainer baik lokal maupun internasional, serta ratusan model yang turut berpartisipasi selama penyelenggaraan IFW 2014. Tak heran jika IFW pun menjadi salah satu ajang untuk melihat acuan terhadap tren fesyen yang ada.

0 762

Challenging The Boundaries

Sejak didirikan pada tahun 1715, Martell selalu memiliki hubungan dekat dengan dunia seni rupa. Tepat pada tanggal 3–9 Februari 2014 lalu, Martell kembali menampilkan pengalaman yang tidak terlupakan untuk pecinta Cognac dan seni rupa dengan menggelar sebuah pameran seni di salah satu pusat perbelanjaan terkemuka di Jakarta Selatan, Kuningan City Mall. Mengambil tema “Challenging The Boundaries” pameran seni kontemporer ini dibuka oleh sang kurator Bambang Asrini Widjanarko. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan “pameran Martell Contemporary Art Exhibition ini mencoba mengundang berbagai seniman yang telah ‘melanggar’ disiplin utama dalam seninya serta dengan semangat melompati batas-batas karakter dasar seni yang ditekuni oleh sebuah profesi.” Sebut saja karya Edwin Rahardjo seorang fotografer dan arsitek yang menciptakan seni Kinetik, atau seorang pematung Yani Mariani yang menampilkan seni performance. Ada pula Kurniawaty Gautama seorang Contemporary Ceramic Artist yang memilih menggunakan materi karyanya dengan komposisi botol kosong, jerami, padi, serta gerabah. Lain halnya dengan Lenny Ratnasari seorang Installation & Sculpture Artist yang menampilkan rangkaian instalasi manekin berlambangkan batas-batas individu sourvarious dalam hal budaya, agama, suku, ras, dan bangsa. Dan terakhir karya seorang koreografer dan pembuat film tari Yola Yulfianti yang menampilkan film tari & performance art berjudul The Story of Kampoong Johar.

0 729

Selama lebih dari 100 tahun, Sharp telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di dunia. Sharp selalu berusaha memenuhi kebutuhan akan produk-produk elektronik berkualitas melalui proses produksi kreatif dan inovatif. Setelah melihat potensi pasar Asia-Pasifik dewasa ini, Sharp menggelar kampanye regional yang bertajuk LOVE.LIFE. Kata ‘LOVE.LIFE’ yang menjadi tema kampanye diharapkan dapat mewakili keinginan brand tersebut dalam mempersembahkan produk dan layanan yang dapat mendekatkan setiap keluarga (LOVE) dan membuat hidup (LIFE) mereka lebih bersemangat. Duta kampanye, karakter kartun Jepang Doraemon, sangat populer di seluruh Asia. LOVE.LIFE’ juga menaungi beberapa produk yang memiliki nilai tambah dan mengedepankan fitur-fitur yang hanya dimiliki Sharp. Rangkaian produk tersebut yakni Air Conditioner (AC) ALL New Sayonara Panas, TV Aquos, Lemari es ‘Dual Swing Door’, dan Microwave  Si Koki Pintar.

0 1872

Mendekorasi rumah menjadi momen yang tepat bagi para ibu untuk berkreasi dalam menciptakan hunian yang indah. PT 3M Indonesia menyadari akan pentingnya hal itu, dan berupaya memberikan berbagai solusi di antaranya solusi menggantung tanpa merusak dinding dengan memperkenalkan produk CommandTM. Produk gantungan serbaguna ini cukup mudah untuk diaplikasikan sehingga dapat mulai berkreasi menghias dinding ruangan. CommandTM dilengkapi dengan strip perekat berteknologi ‘stretch-release’ yang dapat menggantung barang dengan kuat dan dapat dilepas kapan pun tanpa meninggalkan bekas pengelupasan cat di dinding rumah Anda. CommandTM dapat digunakan pada momen-momen istimewa seperti menggantung atau menempelkan hiasan dinding saat perayaan ulang tahun, Imlek, dan Hari Idul Fitri. CommandTM tersedia dalam berbagai macam varian strip dan hook dalam beberapa ukuran.

0 691

LG Electronic Indonesia telah meluncurkan dua produk smartphone andalan yaitu Nexus 5 dan Flex. Tidak jauh berbeda dengan generasi Nexus sebelumnya, Nexus 5 menjadi smartphone Nexus paling ramping dengan kecepatan tertinggi saat ini. Generasi Nexus 5 ini menghadirkan sistem operasi AndroidTM 4.4, KitKat. Berbekal dimensi layar 5 inci Full HD IPS dengan resolusi tinggi, Nexus 5 menawarkan pengalaman visual yang menarik. Seperti LG G2, Nexus 5 juga memiliki kamera dengan dukungan teknologi Optical Image Stabilizer. Sementara produk andalan lainnya LG G Flex menawarkan desain layar lengkung vertikal yang akan mewakili sebuah tahap evolusi baru dalam dunia smartphone. LG G Flex hadir dengan panel layar 6 inci yang merupakan layar berteknologi Plastic OLED (POLED) terbesar di dunia yang dibuat khusus untuk smartphone. Dimensinya juga sangat tipis dan ringan terbuat dari material substrat plastik yang membuatnya tampilan unik dan memberikan daya tahan yang lebih baik dibandingkan kaca.

0 1309
Spotlight - Eksplorasi Pola Geometri Tradisional

Budi Pradono – arsitek, pendiri dan pimpinan Cross-Disciplinary Studio BPA; Abie Abdillah – Managing & Design Director Studiohiji, Dosen Universitas Bina Nusantara, dan Wakil Ketua Pusat Inovasi Rotan Indonesia; dan Adelinah Chandra Rahardja – Konsultan Desain A2Jdesign interior design consultant – melalui karya bareng mereka yang bertajuk “-“ mengeksplorasi pola geometri tradisional dengan merekonstruksi bentuk dasar pola. Selanjutnya dilakukan pemotongan, pemutaran, pergeseran, dan multiplikasi. Proses ini menghasilkan sebuah pola baru yang dapat berwujud pelingkup atau bahkan perabot kontemporer. Uji material dilakukan pada beberapa pola Suku Dayak yang terdapat pada kain mereka. Hal ini menjadi dasar bagi terciptanya ruang-ruang yang ambigu karena pencahayaan dan bayangan yang hadir.  Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-2 

0 825
Suasana-Afair-2014
Update - Suasana-Afair-2014 | Foto: Dewi Kurniawati

Sebuah persembahan mahasiswa fakultas arsitektur Universitas Indonesia di awal tahun 2014, Architecture UI Fair 2014. Kegiatan ini digelar di Uppergound Kota Kasablanka, Kuningan-Jakarta Selatan, pada 28 Januari hingga 2 Februari 2014 dan bertajuk Architecture for Everyone. Kata “one” ditekankan sebagai pengingat bahwa seharusnya desain arsitektur bermula dari sang pengguna baik itu individual atau kelompok. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah pameran, talkshow, dan final kompetisi desain yang juaranya diumumkan pada malam penutupan.     Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-2 

0 838

Pertumbuhan penduduk Indonesia mengalami peningkatan yang cukup pesat setiap tahunnya dan secara otomatis menyebabkan kebutuhan akan rumah tinggal, apartment, ruko (rumah & toko), rukan (rumah & kantor), perkantoran dan segala bentuk properti lainnya semakin meningkat pula. Pesatnya perkembangan di bidang bisnis properti dewasa ini, khususnya di kota-kota besar di Indonesia membuka peluang yang menjanjikan bagi para pengembang. Oleh karena itu, Grand City Convex, sebagai salah satu penyelenggara pameran terbesar di Surabaya, kembali menggelar Surabaya Property Expo (SPX). Pameran yang digelar pada tanggal 17 hingga 26 Januari 2014 merupakan SPX ke-3. Pameran ini diikuti sejumlah pemain besar dalam bisnis properti, semisalnya Pakuwon Group, Ciputra Group, Inti Land, Agung Podomoro Group, Jayaland Group, pengembang top Jawa Timur lainnya dari berbagai lokasi properti seperti dari Surabaya dan Sidoarjo, juga pengembang besar dari Balikpapan, Bali, Jakarta, hingga Singapura.    Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-2 

0 834

Dalam rangka memvisualisasikan kegiatan dan program Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) ke tengah masyarakat perkotaan, khususnya Jakarta yang kurang terinformasi tentang hal ini, maka mengusung tema “Bakti SIKIB untuk Negeri Menuju Indonesia Sejahtera”, SIKIB EXPO 2014 digelar di Senayan City Jakarta pada tanggal 21 hingga 26 Januari 2014. Pada acara pembukaan pameran hadir pula ibu Herawati Boediono dan beberapa tamu penting lainnya, seperti beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, istri para Gubernur, tokoh-tokoh perempuan, Pimpinan Rumah Pintar se-Jabodetabek, Perguruan Tinggi, dan perwakilan anak-anak sekolah SD, SMP, dan SMA.

Visualisasi tema dituangkan ke dalam bentuk kapal layar yang melambangkan rumah bersama bagi bangsa Indonesia yang diibaratkan sedang mengarungi samudera luas. Kapal layar ini juga menjadi panggung performances dan juga kegiatan workshop selama acara berlangsung. 14 stand yang terbagi di sayap kanan dan kiri ditambah dengan bentangan lautan biru, menara mercusuar, dan juga hutan bakau membuat suasana “Desa Sejahtera” yang bernuansa bambu ini menjadi semakin hidup.  Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-2 

0 583

Biennale Desain dan Kriya Indonesia 2013 yang digagas oleh Direktorat Pengembangan Seni Rupa, Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merupakan kegiatan biennale yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Kegiatan ini digelar di Galeri Nasional Indonesia sejak 19 Desember 2013 selama sebulan.

Mengacu kepada fakta bahwa di masa sekarang sudah tidak ada lagi kebenaran tunggal (yang dulu identik dengan kebenaran yang berasal dari Barat) serta bangsa Indonesia memiliki lebih dari 600 kelompok etnik dengan beragam ciri dan karakternya – menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang memiliki jumlah dan ragam kelompok etnik terbesar di seluruh dunia – maka GeoEtnik merupakan pilihan tema yang tepat untuk menjadi roh kegiatan Biennale kali ini. Beragam etnik yang dimiliki bangsa ini sangat potensial untuk dikaji dan digali agar pengembangan desain dan industri kreatif anak bangsa dapat diperkaya. Biennale Desain dan Kriya ini melibatkan 93 peserta    Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-2