Update

0 729
Desainer Indonesia di Dunia Internasional
Desainer Indonesia di Dunia Internasional | Foto: Nidya Sari

Sebuah pameran perdagangan furnitur berskala internasionalIndonesia International Furnitur Expo (IFEX) 2014 telah sukses diselenggarakan di pertengahan Maret lalu. IFEX yang menjadi media baru untuk memamerkan hasil karya yang mewakili perkembangan desain dan kreativitas desainer Indonesia ini didukung oleh Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) serta Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Mengambil tempat di Hall D JIExpo, sorotan utama bagi ajang berkelas internasional ini adalah area Indonesia Designers yang diiisi oleh 100 desainer kontemporer Indonesia. Untuk kategori produk yang dipamerkan adalah berbagai macam karya seperti mebel, craft – design, dan contemporary furniture. Area ini dikuratori oleh Adhi Nugraha, Diana Nazir, dan Irvan A. Noeman dengan mengangkat konsep kurasi “Pisang Hijau yang Mengarah Kuning”. Konsep ini menggambarkan bahwa produk yang dipamerkan sesuai dengan program pengembangan desain nasional dan sesuai permintaan tren pasar global (4 season products, customer, needs, manufacture ability).

0 867

Penjurian Go Green in the City 2014 (GGITC) edisi kedua untuk tingkat nasional baru saja selesai digelar oleh Schneider Electric. Kompetisi global ini telah dilakukan lebih dari tiga bulan dengan mengajak seluruh mahasiswa untuk menciptakan solusi  energi inovatif dan dapat diterapkan di perkotaan. Pada tahap penjurian, terpilih enam finalis yang diberi kesempatan untuk memaparkan langsung idenya di hadapan dewan juri yang terdiri dari jajaran direksi Schneider Electric dan Ibu Maritje Hutapea selaku Direktur Konservasi Energi, Direktorat Jenderal Energi Baru dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM. Selanjutnya terpilihlahFA Brian Ganda Pratama dan Chintya Amanda tim dari Universitas Kristen Satya Wacana sebagai pemenang pertama dengan proposal yang berjudul Lungguh – berasal dari bahasa Jawa yang berarti duduk. Inovasi ini berupa sebuah bantalan kursi yang mampu menyerap energi panas tubuh manusia dan kemudian mengonversikannya menjadi energi listrik, sehingga dapat digunakan untuk men-charge ponsel. Sebagai pemenang tingkat nasional, mereka tidak hanya memperoleh uang tunai sebesar Rp30.000.000,- dan piala, tetapi juga mewakili Indonesia di ajang Go Green in the City East Asia di Vietnam.

0 721

Sudah tiga tahun berturut-turut, Dulux, yang merupakan sebuah brand dari Akzonobel serta perusahaan cat dan pelapis terkenal, mendukung acara Indonesia Fashion Week (IFW) 2014. Tema IFW 2014, local movement and green movement, sejalan dengan tema Akzonobel Colour Futures 2014, yaitu “Unlocking Potentials”. Dengan “Unlocking Potentials”, Dulux mendorong dunia untuk memanfaatkan dan mengeksplorasi potensi di kehidupan sehari-hari dan di segala tempat seperti di rumah, kantor, sekolah, dan lainnya.

Sejak diperkenalkan satu dekade lalu, ColourFutures™ telah mendapatkan pengakuan dunia dan saat ini menjadi sumber terpercaya dalam inspirasi warna bagi banyak professional di industri, seperti interior, desain arsitektur, produk, dan fesyen. “Menambah warna ke dalam kehidupan masyarakat, baik melalui fesyen, olahraga, atau aktivitas gaya hidup lainnya, adalah cara yang tepat bagi kami untuk menonjolkan kekuatan transformasi warna,” jelas Jun de Dios, Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia), pada pembukaan IFW 2014. Teal yang terpilih sebagai Colour of the Year 2014, yaitu Teal yang merupakan gabungan dari warna biru dan hijau. Berada di antara dua warna ini, mewakili keseimbangan serta kecanggihan, ketenangan, dan fleksibilitas.

0 813

Indonesia Fashion Week (IFW) merupakan sebuah pameran mode tahunan terbesar di Indonesia. Perhelatan IFW tahun ini merupakan yang ketiga kalinya dan berlangsung pada 20-23 Februari 2014 di Jakarta Convention Center. Mengusung tema local movement and green movement, IFW 2014 mengajak seluruh elemen bangsa untuk bangga dan mencintai fesyen dalam negeri. Pada pembukaan IFW 2014, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, menyampaikan harapannya agar industri kreatif global, khususnya fesyen Indonesia, dapat menembus pasar internasional. Berbagai produk fesyen dipamerkan selama IFW berlangsung dan sukses menarik perhatian, tidak hanya pencinta fesyen, tapi juga masyarakat luas. Sekitar 500 brand fesyen, 188 desainer baik lokal maupun internasional, serta ratusan model yang turut berpartisipasi selama penyelenggaraan IFW 2014. Tak heran jika IFW pun menjadi salah satu ajang untuk melihat acuan terhadap tren fesyen yang ada.

0 772

Challenging The Boundaries

Sejak didirikan pada tahun 1715, Martell selalu memiliki hubungan dekat dengan dunia seni rupa. Tepat pada tanggal 3–9 Februari 2014 lalu, Martell kembali menampilkan pengalaman yang tidak terlupakan untuk pecinta Cognac dan seni rupa dengan menggelar sebuah pameran seni di salah satu pusat perbelanjaan terkemuka di Jakarta Selatan, Kuningan City Mall. Mengambil tema “Challenging The Boundaries” pameran seni kontemporer ini dibuka oleh sang kurator Bambang Asrini Widjanarko. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan “pameran Martell Contemporary Art Exhibition ini mencoba mengundang berbagai seniman yang telah ‘melanggar’ disiplin utama dalam seninya serta dengan semangat melompati batas-batas karakter dasar seni yang ditekuni oleh sebuah profesi.” Sebut saja karya Edwin Rahardjo seorang fotografer dan arsitek yang menciptakan seni Kinetik, atau seorang pematung Yani Mariani yang menampilkan seni performance. Ada pula Kurniawaty Gautama seorang Contemporary Ceramic Artist yang memilih menggunakan materi karyanya dengan komposisi botol kosong, jerami, padi, serta gerabah. Lain halnya dengan Lenny Ratnasari seorang Installation & Sculpture Artist yang menampilkan rangkaian instalasi manekin berlambangkan batas-batas individu sourvarious dalam hal budaya, agama, suku, ras, dan bangsa. Dan terakhir karya seorang koreografer dan pembuat film tari Yola Yulfianti yang menampilkan film tari & performance art berjudul The Story of Kampoong Johar.

0 741

Selama lebih dari 100 tahun, Sharp telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di dunia. Sharp selalu berusaha memenuhi kebutuhan akan produk-produk elektronik berkualitas melalui proses produksi kreatif dan inovatif. Setelah melihat potensi pasar Asia-Pasifik dewasa ini, Sharp menggelar kampanye regional yang bertajuk LOVE.LIFE. Kata ‘LOVE.LIFE’ yang menjadi tema kampanye diharapkan dapat mewakili keinginan brand tersebut dalam mempersembahkan produk dan layanan yang dapat mendekatkan setiap keluarga (LOVE) dan membuat hidup (LIFE) mereka lebih bersemangat. Duta kampanye, karakter kartun Jepang Doraemon, sangat populer di seluruh Asia. LOVE.LIFE’ juga menaungi beberapa produk yang memiliki nilai tambah dan mengedepankan fitur-fitur yang hanya dimiliki Sharp. Rangkaian produk tersebut yakni Air Conditioner (AC) ALL New Sayonara Panas, TV Aquos, Lemari es ‘Dual Swing Door’, dan Microwave  Si Koki Pintar.

0 1939

Mendekorasi rumah menjadi momen yang tepat bagi para ibu untuk berkreasi dalam menciptakan hunian yang indah. PT 3M Indonesia menyadari akan pentingnya hal itu, dan berupaya memberikan berbagai solusi di antaranya solusi menggantung tanpa merusak dinding dengan memperkenalkan produk CommandTM. Produk gantungan serbaguna ini cukup mudah untuk diaplikasikan sehingga dapat mulai berkreasi menghias dinding ruangan. CommandTM dilengkapi dengan strip perekat berteknologi ‘stretch-release’ yang dapat menggantung barang dengan kuat dan dapat dilepas kapan pun tanpa meninggalkan bekas pengelupasan cat di dinding rumah Anda. CommandTM dapat digunakan pada momen-momen istimewa seperti menggantung atau menempelkan hiasan dinding saat perayaan ulang tahun, Imlek, dan Hari Idul Fitri. CommandTM tersedia dalam berbagai macam varian strip dan hook dalam beberapa ukuran.

0 719

LG Electronic Indonesia telah meluncurkan dua produk smartphone andalan yaitu Nexus 5 dan Flex. Tidak jauh berbeda dengan generasi Nexus sebelumnya, Nexus 5 menjadi smartphone Nexus paling ramping dengan kecepatan tertinggi saat ini. Generasi Nexus 5 ini menghadirkan sistem operasi AndroidTM 4.4, KitKat. Berbekal dimensi layar 5 inci Full HD IPS dengan resolusi tinggi, Nexus 5 menawarkan pengalaman visual yang menarik. Seperti LG G2, Nexus 5 juga memiliki kamera dengan dukungan teknologi Optical Image Stabilizer. Sementara produk andalan lainnya LG G Flex menawarkan desain layar lengkung vertikal yang akan mewakili sebuah tahap evolusi baru dalam dunia smartphone. LG G Flex hadir dengan panel layar 6 inci yang merupakan layar berteknologi Plastic OLED (POLED) terbesar di dunia yang dibuat khusus untuk smartphone. Dimensinya juga sangat tipis dan ringan terbuat dari material substrat plastik yang membuatnya tampilan unik dan memberikan daya tahan yang lebih baik dibandingkan kaca.

0 832
Suasana-Afair-2014
Update - Suasana-Afair-2014 | Foto: Dewi Kurniawati

Sebuah persembahan mahasiswa fakultas arsitektur Universitas Indonesia di awal tahun 2014, Architecture UI Fair 2014. Kegiatan ini digelar di Uppergound Kota Kasablanka, Kuningan-Jakarta Selatan, pada 28 Januari hingga 2 Februari 2014 dan bertajuk Architecture for Everyone. Kata “one” ditekankan sebagai pengingat bahwa seharusnya desain arsitektur bermula dari sang pengguna baik itu individual atau kelompok. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah pameran, talkshow, dan final kompetisi desain yang juaranya diumumkan pada malam penutupan.     Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-2 

0 856

Pertumbuhan penduduk Indonesia mengalami peningkatan yang cukup pesat setiap tahunnya dan secara otomatis menyebabkan kebutuhan akan rumah tinggal, apartment, ruko (rumah & toko), rukan (rumah & kantor), perkantoran dan segala bentuk properti lainnya semakin meningkat pula. Pesatnya perkembangan di bidang bisnis properti dewasa ini, khususnya di kota-kota besar di Indonesia membuka peluang yang menjanjikan bagi para pengembang. Oleh karena itu, Grand City Convex, sebagai salah satu penyelenggara pameran terbesar di Surabaya, kembali menggelar Surabaya Property Expo (SPX). Pameran yang digelar pada tanggal 17 hingga 26 Januari 2014 merupakan SPX ke-3. Pameran ini diikuti sejumlah pemain besar dalam bisnis properti, semisalnya Pakuwon Group, Ciputra Group, Inti Land, Agung Podomoro Group, Jayaland Group, pengembang top Jawa Timur lainnya dari berbagai lokasi properti seperti dari Surabaya dan Sidoarjo, juga pengembang besar dari Balikpapan, Bali, Jakarta, hingga Singapura.    Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-2