Workspace

0 1144

Ciputra sebagai developer properti paling ternama di tanah air selalu memberikan yang terbaik untuk para pelanggannya. Salah satu upayanya adalah menghadirkan kantor marketing berkelas ekslusif untuk memberikan pandangan pertama bagi calon pembeli atas apa yang bisa mereka dapatkan dari pengembang properti berkelas. CitraLand Megah Batam Marketing Gallery ini berlokasi di Ruko Purimas Blok A No. 2-3, Kelurahan Teluk Tering, Kota Batam. Sebuah lokasi yang cukup strategis. Di samping mudah dijangkau karena terletak di jalur utama jalanan Kota Batam, juga letaknya berdekatan dengan lokasi perumahan CitraLand Megah Batam…  (Lihat selengkapnya CitraLand Megah Batam Marketing Gallery, Welcoming and Warm di Majalah Home Diary #006/2014)

0 885
Flavor Of Vintage-Modern Classic
Flavor Of Vintage-Modern Classic | Foto: Bambang Purwanto

Estetika modern tertuang dalam konsep interior klasik dengan sentuhan vintage, dalam sebuah tatanan ruang pimpinan.

Banyak upaya bisa dipilih untuk meningkatkan image positif sebuah perusahaan. Salah satunya dengan menyediakan ruangan kerja yang sangat nyaman dan prestise, sekaligus sebagai tempat pertemuan untuk menjamu rekan bisnis.

Tatanan ruangan dengan atmosfer cozy dan homey namun tetap menampilkan semangat dinamis, diterapkan oleh desainer interior Sakundria Satya Murti Wardhana, pada ruangan pimpinan perusahaan, di sebuah kantor yang bergerak di bidang pelayaran. Kesan formal dan kaku sebuah ruang kantor, sama sekali tidak nampak. Bahkan, berbagai fasilitas pendukung yang ada, bisa disebut sekelas hotel berbintang.

Menempati satu lantai tersendiri di lantai tiga sebuah ruko, ruangan ini didesain dengan konsep perjamuan, karena fungsinya memang tidak sepenuhnya untuk ruang kerja, namun juga untuk pertemuan dan menjamu para rekan bisnis. Tersedia foyer, pantry, ruang duduk, perpustakaan, serta ruang kerja di area ruang pimpinan ini, selain lavatory tentunya.

Memasuki area pimpinan, mata kita disuguhi tatanan interior yang mengusung gaya klasik modern. Kesan informal dapat dirasakan, yang ditunjukkan dari pemilihan mebel, warna, dan elemen-elemen interiornya. Suasana cozy yang menyeruak, juga kental dirasakan dari efek pencahayaan buatan yang menciptakan atmosfer hangat.

0 992

Penyatuan dua perbedaan ke dalam sebuah desain dengan sentuhan romantisme dan modernisasi

Pada umumnya, masyarakat bepersepsi bahwa tempat cuci kendaraan selalu kotor, berkubang oli, dan lokasinya terpinggirkan. Terinspirasi pengalaman pribadi dan kecintaannya terhadap car detailing dan reflexology, pemilik Auto Bridal 98 & Satori Reflexology ini ingin membawa para pengunjungnya menikmati cozy relaxation experience. Pemilik auto bridal ini menyodorkan sebuah autobridal dengan penataan interior berkonsep romantic modern oriental besutan Budi Kurniawan dari BK Interior Design & Architectural Planning. Auto bridal ini berlokasi di sebuah distrik bisnis utama di area Perumahan Citra Raya, Surabaya Barat, sebuah lokasi yang menjadi salah satu akses utama pada kebanyakan penghuni Citra Raya menuju ke arah pusat kota.

Auto Bridal 98 & Satori Reflexology memiliki bangunan berlantai dua yang berdiri di atas lahan seluas 1.000 meter persegi dan menghadap ke arah barat utara, sehingga memiliki sebuah tantangan terhadap panas terik sinar matahari di salah satu sisi bangunan di tengah hari. Tantangan lain adalah sebuah harapan akan terwujudnya sebuah bangunan dengan dua kepentingan dan jenis aktivitas yg berbeda sebagaimana nama auto bridal ini, yaitu auto bridal di lantai satu dan reflexology di lantai dua. Tantangan-tantangan tersebut pun akhirnya menginspirasi terbentuknya sebuah desain yang unik.

Facade bangunana didesain sebagai bahasa untuk menyampaikan identitas dan eksistensi bangunan. Karakter dari dua aktivitas yang kontras ditarik menyatu dengan sebuah benang merah yaitu tatanan modern nan romantisme. Kesan modern tampil pada ornamentasi yg lugas dan jelas pada bidang dan geometris bangunan.  Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi ke-3

0 2239

Atmosfer ruangan yang tenang dan teduh, menampilkan kebebasan berekspresi dan berdialog, sebagai upaya mengembalikan energi.

Ada banyak cara untuk sejenak melepaskan rutinitas dari kepadatan kota Jakarta. Salah satunya dengan cara berwisata seni untuk menggali inspirasi. Dia.lo.gue Artspace di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, hadir menjawab kebutuhan masyarakat urban di Jakarta, untuk menikmati beragam bentuk ekspresi seni sekaligus menyimak dialog.

Sedikit berbeda dari biasanya, galeri ini menggabungkan beberapa fungsi sekaligus, yaitu sebagai galeri, shop, dan café. Di sini juga kerap diadakan kegiatan diskusi atau seminar yang melibatkan lintas disiplin ilmu, termasuk suguhan pameran seni rupa, desain produk, arsitektur, pertunjukan musik dan film.

Sesuai dengan namanya, Dia.lo.gue (dibaca : dialogue, dalam bahasa Inggris) fungsi ruang memang diharapkan bisa menjadi ajang komunikasi dua arah. Pengunjung diberi kebebasan untuk berekspresi dan berdialog, dalam wadah ruang yang tersedia.

Ruang, menjadi tempat utama di galeri ini untuk menuangkan beragam ekspresi seni. Desain ruang-ruang yang mengalir dengan koridor-koridor penghubung, mendukung beragam kegiatan di galeri ini termasuk untuk kegiatan fashion show.

TROPIS, INSPIRATIF. Kasual, homey, meneduhkan, merupakan ekspresi yang tertangkap dari Bangunan Dia.lo.gue, yang dikemas dalam arsitektur tropis yang kuat. Dirancang oleh Arsitek Andra Matin, bangunan ini menampilkan penyatuan outdoor dan indoor, penciptaan void dan innercourt, banyak bukaan, serta plafon tinggi. Sinar matahari pun bebas menyapa masuk ke dalam ruang dan menciptakan bayangan-bayangan yang menyejukkan.

Kesan natural ditampilkan lewat dominasi material beton unfinished dan kayu pada penyelesaian ruang dalam, yang bersanding dengan perabot bangku dan meja kayu sederhana. Di bagian belakang, terdapat ruang pamer yang lapang dan plafon tinggi, dengan ekspos struktur baja dan kusen kayu yang begitu nampak natural, menampilkan kesan membumi. Kemasan arsitektural dan interiornya, terlihat hangat dengan ekspresi material dan lingkungan yang membentuk simfoni.

Di halaman belakang dapat dijumpai hamparan rumput hijau yang luas, beberapa pohon rindang, serta kolam ikan berdesain simpel. Keberadaan kolam yang menerus pada salah satu sisi bangunan, melengkapi atmosfer ruang yang terbentuk.  Tenang, jauh dari suasana bising, dan menyatu dengan alam.

ELEMEN ESTETIKA. Menariknya, sebagai sebuah galeri, penataan obyek-obyek yang dipamerkan sangat jauh dari monoton. Sudut-sudut ruang termasuk ruang-ruang terbuka dimanfaatkan untuk menampilkan seni instalasi. Obyek pameran ditempatkan sebagai elemen estetika, yang membawa pengamatnya “terbang” ke dunia yang berbeda.

Melengkapi fungsi utamanya sebagai sebuah galeri, keberadaan cafe dan toko di Dia.Lo.gue menjadi sebuah kesatuan yang tidak terpisahkan. Item-item yang dipajang di toko, ditata sedemikian sehingga tak terkesan layaknya sebuah barang dagangan yang menuntut untuk dibeli. Pengunjung dibiarkan larut dalam emosinya, menikmati nilai dan pesan dari barang-barang display. Demikian pula untuk cafe. Tak hanya sebagai tempat berkumpul bersama rekan, penataan ruangan cafe juga bisa menjadi tempat “bekerja” bagi pengunjungnya.

Kehadiran ruang publik di tengah padatnya Ibukota, diharapkan dapat menjadi inspirasi dan ruang gerak positif. Terlebih didukung suasana hening dan teduh, sesuai dengan konsep Zen yang diusung. Sejenak melupakan rutinitas dengan melakukan yoga yang memadukan body, mind dan soul di halaman belakang ditemani desah semilir angin di halaman belakang, diyakini dapat men-charge energi, untuk bersiap menjemput segudang aktifitas baru.

0 787

Di balik rerimbunan pepohonan, terdapat bangunan yang di dalamnya mewadahi semua aktivitas arsitek dari ruang kerja hingga tempat merenung dan bersenang-senang.

Arsitek selalu memaknai karyanya melalui ruang-ruang yang mereka bentuk, tetapi untuk terus berkarya mereka juga harus memperkaya wacana dan semangat untuk bisa terus berkarya lebih baik. Yori Antar dan tim dalam PT Han Awal menyadari hal ini sejak awal. Untuk merancang kantornya, mereka juga menambahkan beberapa fungsi ruang yang akan mewadahi beragam kegiatan mereka lainnya yang berhubungan langsung dengan urusan kantor dan hal lain yang mendukungnya. Harapan mereka, bangunan ini ikut memberikan energi positif untuk terus berkarya.
“Sejak awal bayangan saya kantor arsitek itu tidak hanya sekadar untuk bekerja dan memproduksi gambar, tetapi juga harus menjadi tempat untuk melahirkan gagasan-gagasan”, papar Yori Antar. Kantor yang telah dibangun beberapa tahun lalu kemudian berkembang dan tumbuh sejalan dengan dinamika kegiatan yang terwadahi. Di bangunan ini tidak hanya mewadahi studio arsitek, tetapi juga fungsi lain seperti ruang perpustakaan, ruang meeting yang juga menjadi tempat berdiskusi dan berkumpul, kolam renang, ruang fitnes, dan ruang karaoke.