HomeDiary - Majalah Arsitektur dan Interior

Christophorus Jauhari, Next Generation of Indonesian Architects

[quote_box_center]Berkarya sejak muda, Christophorus Jauhari menjadi salah satu ujung tombak generasi baru arsitek tanah air.[/quote_box_center]

Satu lagi arsitek handal yang prestasinya membanggakan publik Indonesia dengan karya-karyanya yang tidak hanya terlihat apik namun mengusung desain yang efisien. Walaupun masih muda, ia sudah memiliki segudang pengalaman dan karya yang sudah diakui di level nasional.

BERKARIR SELAGI MUDA

Lahir di Jakarta pada 1983, Chris – begitu ia sering disapa – menyelesaikan kuliahnya pada tahun 2005 di Universitas Tarumanegara. Ia tidak membuang waktu dan langsung memutuskan berkarir sebagai arsitek freelance selama dua tahun untuk menimba pengalaman di bidang arsitektur lebih jauh lagi.Setelah merasa cukup menuntut ilmu, ia lalu mendirikan Chrystalline Artchitect, sebuah biro arsitek yang dipimpinnya sendiri. Perjuangannya tidak selesai sampai disitu, dan ia senantiasa melahirkan karya baru yang mengundang decak kagum bagi para kliennya maupun pecinta arsitektur lain.

Walaupun sudah terlihat sukses, namun Chris juga menyimpan mimpi yang besar terhadap perkembangan dunia desain arsitektur Indonesia. Ia menginginkan para arsitek Indonesia lebih bisa diterima di kalangan internasional dan bisa membangun kualitasnya menghadapi era globalisasi yang akan membawa putra-putra terbaik Indonesia menghadapi perupa desain dari negara lain.Ia mengakui bahwa kualitas arsitek tanah air sudah mulai meningkat lebih jauh, dengan permintaan klien yang makin tinggi serta adanya kesadaran masyarakat, khususnya kelas menengah ke atas yang mulai mengapresiasi secara positif mengenai pentingnya jasa seorang desainer menciptakan sebuah tempat tinggal.

Perkembangan dunia desain nusantara pun sudah memasuki tahap yang cukup baik, ditandai dengan calon-calon generasi penerus yang sudah melek teknologi, inovatif, serta produktif. Progresi yang akan terjadi cepat atau lambat berbarengan dengan mulai masuknya berbagai informasi mengenai arsitektur dari negara-negara lain yang amat mudah didapatkan melalui media internet.Ia pun berharap ketika Asean Economic Community dibuka, hal ini akan dapat membantu desainer tanah air untuk lebih unjuk gigi di tingkat internasional dan berkompetisi secara terbuka. Semangat siap bersaing, Selengkapnya di Majalah Home Diary edisi 5

HomeDiary

Add comment