Samsung The Frame TV Mengubah Layar Hitam Menjadi Karya Seni

Samsung The Frame TV Mengubah Layar Hitam Menjadi Karya Seni

0 214
TekslFoto: Umi Key

Jakarta, 1 Agustus 2017 – PT Samsung Electronics Indonesia hari ini mengumumkan kehadiran rangkaian The Frame TV di Indonesia. Lewat The Frame TV, Samsung menciptakan konsep baru dimana TV tak sekedar menyuguhkan kualitas gambar premium tapi juga dapat melebur dengan indah dan selaras dengan dekorasi interior sebuah ruangan. Dalam kondisi menyala, Samsung The Frame TV menawarkan kualitas gambar premium sedangkan dalam kondisi mati, Samsung The Frame TV dapat bertransformasi menjadi karya seni yang dapat dipersonalisasi oleh konsumen.

Art Mode: memberikan makna 24 jam penuh pada sebuah televisi

Konsumen di Indonesia hanya menghabiskan waktu rata – rata 4,5 jam untuk menonton TV setiap hari, sisanya TV hanya menjadi kotak hitam ketika dalam keadaan mati. “Kami ingin TV tetap bisa dinikmati sepanjang hari, karena itu kami melengkapi Samsung The Frame TV dengan Art Mode. Ketika TV dalam keadaan mati, fungsi Art Mode akan menyala dan memungkinkan konsumen menampilkan gambar seni, seperti lukisan, layaknya tampilan karya seni dalam sebuah frame/ pigura. Ada 100 karya seni dari berbagai genre, yang bisa dipilih konsumen dalam Samsung Collection. Selain itu, konsumen juga dapat menampilkan koleksi foto pribadi, seperti foto berlibur atau foto keluarga,” jelas Vega Susatyo Adi, Consumer Electronics Business Director Samsung Electronics Indonesia. Dalam mempersiapkan Samsung Collection, Samsung bekerjasama dengan 37 seniman terkemuka kelas dunia, dimana dua diantaranya merupakan karya seniman asal Indonesia, yaitu Eko Nugroho, yang dikenal dengan karya-karya yang khas, komikal dan surreal, serta J. Ariadhitya Pramuhendra yang dikenal lewat karya-karya lukisan charcoal grey. Ada tiga karya Eko dan dua karya Ariadhitya yang bisa dinikmati di Samsung Collection dalam The Frame TV.

Desain elegan yang dapat dipersonalisasi sesuai interior ruangan

“TV selalu menjadi tantangan bagi kami para interior desainer, ketika mendesain sebuah ruangan. Dalam keadaan mati, TV seperti kotak hitam yang mengganggu estetika ruangan, sehingga harus disiasati, seperti misalnya membuat lemari khusus yang bisa menyembunyikan TV ketika tidak ditonton. Apa yang ditawarkan The Frame TV, betul – betul membantu kami para interior desainer dalam menghadapi masalah ini.” papar Roland Adam, desainer interior. Ada tiga pilihan bezel yang dapat diganti sendiri dengan mudah oleh konsumen, mulai dari Walnut, Beige Vood dan White. Samsung The Frame TV juga dilengkapi dengan invisible connection, berupa kabel optik transparan dengan diameter 0.88 mm. Kabel optik ini memiliki panjang 5 hingga 15 meter Samsung The Frame TV hadir dalam dua rangkaian seri terbaru 55 dan 65 inci dengan harga Rp 31.999.000,- hingga Rp 53.999.000,- mulai bulan Agustus 2017.