Philips Lighting Terangi Enam Desa Tanpa Aliran Listrik di Sumatera Utara Melalui...

Philips Lighting Terangi Enam Desa Tanpa Aliran Listrik di Sumatera Utara Melalui Program “Kampung Terang Hemat Energi”

0 164
TekslFoto: Pramono

Lighting (EURONEXT Amsterdam ticker: LIGHT), pemimpin global di bidang pencahayaan, baru-baru ini mengumumkan rampungnya tahap pertama implementasi program “Kampung Terang Hemat Energi” 2017-2018 di Sumatera Utara. Philips Lighting Indonesia telah menciptakan 447 titik lampu baru untuk perumahan, fasilitas umum dan jalan desa, yang kini menerangi kehidupan sekitar 1.600 orang di Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Langkat. “Kami bangga bahwa program ‘Kampung Terang Hemat Energi’ ini telah berhasil mengganti penggunaan lampu minyak tanah dan lilin dengan sistem pencahayaan LED Philips yang berbasis tenaga surya. Kini, penduduk desa memiliki akses pada sumber pencahayaan berkelanjutan yang memungkinkan mereka untuk meneruskan aktivitas hingga malam hari,” ujar Rami Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia (PLI). “Di Philips Lighting, kami percaya bahwa pencahayaan dapat menginspirasi dan meningkatkan kehidupan masyarakat.” Dengan menggunakan sistem pencahayaan LED Philips berbasis tenaga surya, penduduk kini tidak lagi terpapar dengan resiko kerusakan mata dan masalah pernafasan yang diakibatkan oleh penggunaan lampu minyak tanah. Philips Lighting memberikan sistem pencahayaan yang mencakup pencahayaan tenaga surya untuk rumah Philips LifeLight yang bersinar 10 kali lebih terang dibandingkan dengan lampu minyak tanah, lampu jalan LED yang terintegrasi dengan panel surya untuk menerangi jalan desa, serta Solar Indoor Sistem yang dapat dipasang di rumah dan fasilitas umum. Salah satu fitur yang sangat berguna dari Philips LifeLight dan Solar Indoor System adalah port USB yang dapat digunakan untuk mengisi ulang baterai ponsel di rumah. Dusun Namo Mira di desa Sukadame adalah salah satu contoh dusun terpencil yang menjadi salah satu penerima bantuan program, dimana pemilihannya dibantu melalui peninjauan Kopernik. Terletak sekitar dua jam berkendara dari Medan, 200 penduduk dusun ini belum pernah menikmati kenyamanan memiliki listrik. Program “Kampung Terang Hemat Energi” di Sumatera Utara ini mencakup 11 dusun di enam desa, termasuk desa Sukadame, Naga Timbul, Ketangkuhen dan Rumah Sumbul di Kabupaten Deli Serdang serta desa Namo Sialang dan Sei Serdang di Kabupaten Langkat. Sejak penemuan pencahayaan tenaga surya, fokus perusahaan adalah untuk menyediakan sistem pencahayaan, untuk penggunaan di dalam maupun di luar ruang, dengan mengandalkan energi terbarukan alami seperti sinar matahari. “Bermitra dengan Kopernik, LSM lokal yang mengkhususkan pada teknologi untuk memberdayakan penduduk desa terpencil, di awal bulan Agustus lalu Philips Lighting Indonesia telah mencanangkan program ‘Kampung Terang Hemat Energi” 2017-2018 yang diharapkan akan menerangi kurang lebih 25 desa yang belum teraliri listrik di Sumatera Utara, Bali Timur, Kalimantan Tengah dan Maluku. Philips Lighting memperkirakan terciptanya 2.886 titik lampu baru dalam periode ini, yang berarti hampir sepuluh kali lebih banyak dari jumlah titik lampu yang tercipta pada periode program tahun 2015 di Sulawesi Selatan.