Wismaya Residence Bangun Edutainment Park Interaktif Pertama di Bekasi

Wismaya Residence Bangun Edutainment Park Interaktif Pertama di Bekasi

0 271
Teks: Annisa Billa l Foto: Koleksi Wismaya Residence

Bermain memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan anak, baik secara fisik, mental, terutama kreativitas. Bagi keluarga yang tinggal di apartemen, keberadaan arena permainan dengan nilai edukasi yang mampu merangsang tumbuh kembang anak masih sangat minim, sementara arena bermain dengan misi edukasi merupakan kebutuhan utama bagi keluarga muda yang tinggal di apartemen, dan bukan sekadar pelengkap. Oleh karena itu Apartemen Wismaya Residence menyediakan sarana bermain sekaligus arena belajar lebih dari sekadar playground, Edutainment Park.           “Anak-anak sebagai generasi penerus masa depan bangsa, harus mendapatkan pendidikan yang layak sejak dini. Inilah cara kami berpartisipasi, yaitu dengan menyediakan sarana terbaik di masa keemasan mereka,” kata Andreas Irwan, General Manager Sales & Marketing Langgeng Land, dalam kesempatan buka puasa bersama di Marketing Gallery Wismaya Residence, pada Hari Jumat (24/6/2016). Menurut Andreas, Edutainment Park adalah wahana bermain, bersosialisasi, belajar, berekspresi hingga seni pertunjukan interaktif bagi penghuni Wismaya Residence, yang juga bisa dinikmati para orang tua. Saat ini, pembangunan proyek Apartemen Wismaya Residence di Jalan M. Hasibuan Nomor 52 Bekasi memasuki tahap pemancangan bor pile.Wismaya Residence direncanakan selesai dibangun pada tahun 2018, seiring dengan selesainya sejumlah proyek infrastruktur dan transportasi di Bekasi.

Lebih jauh Arsitek Edutainment Park, Thoat Fauzi menjelaskan, taman bermain dan belajar itu dibagi menjadi 4 Zona. Masing-masing Zona memiliki fasilitas pendukung yang interaktif. Zona pertama adalah Zona IPTEK, tempat anak-anak bermain dan belajar seputar teknologi dan ilmu pengetahuan dengan cara yang menyenangkan. Fasilitas pendukung zona ini antara lain sepeda listrik, Pohon Optik, Permainan Silinder, Globe Raksasa, dan Kotak multifungs berisi jam pasir, lego, dan sebagainya. Zona kedua adalah Zona Budaya yang merupakan wahana bermain, belajar dan interaksi seputar budaya dan kesenian Indonesia. Zona ini didukung permainan, Jembatan Angklung, Gamelan Bambu, Gendang Pipa, Totem Canting Batik, sampai papan catur raksasa. Zona ketiga adalah Zona Agrikultur yang memiliki taman bunga dan kupu-kupu. Area pedestrian didesain sebagai taman refleksi dan dan hidroponik untuk menyalurkan hobi bercocok tanam. Terakhir, zona keempat, adalah Zona Open-theater di mana para penghuni dapat mengekspresikan diri melalui seni pertunjukan. Kawasan ini dapat dimanfaatkan untuk mengadakan pertunjukan seni, presentasi informasi yang mendidik maupun pelatihan-pelatihan. “Saat area open-theater tidak digunakan, area ini bisa menjadi area bersantai yang nyaman dengan banyaknya tempat duduk, sehingga orang tua bisa mengawasi aktivitas buah hatinya,” ungkap Thoat Fauzi.

HomeDiary – Majalah Arsitektur dan Interior Langkah kami memang baru, namun komitmen kami memuaskan serta memanjakan Anda dalam menikmati dan memahami duni Interior, Arsitektur, Desain, serta Gaya Hidup tentu akan menjadikan majalah ini sebagai referensi Anda. Kami akan mengunjungi Anda setiap bulan dengan menyuguhkan artikel-artikel serta foto-foto indah menarik seputar hunian, desain produk maupun gaya hidup Jalan Damai V No. 3 Cipete Utara – Jakarta Selatan 12150 Telp: +62 (0)21 92636391 / 92479767

NO COMMENTS

Leave a Reply