HomeDiary - Majalah Arsitektur dan Interior
Text: Meilisa Dewi l Foto: Istimewa

Taman Vertikal Sintetis: Alternatif Hijau dalam Ruang

Text: Meilisa Dewi – Universitas Kristen Petra Surabaya

Tahukah Anda bahwa warna hijau merupakan elemen warna yang berperan penting di dalam hunian? Menurut beberapa studi yang telah dilakukan, warna hijau tidak hanya memberikan kesan segar bagi mata, namun juga mampu mempengaruhi kondisi psikologis manusia. Warna hijau dapat menghadirkan ketenangan pada pikiran Anda. Karena itu, sebenarnya sangat dianjurkan untuk memiliki taman yang dihiasi dengan berbagai tanaman hijau di dalam rumah. Entah di bagian depan, belakang, maupun tengah rumah. Hanya saja, tempat yang terbatas menjadi salah satu hambatan yang sering dihadapi. kesibukan yang sangat padat juga bisa jadi cukup menyulitkan untuk merawat taman yang memakan banyak waktu dan tenaga, sehingga banyak orang enggan untuk memelihara tanaman di rumahnya.

Alternatif solusi yang bisa Anda terapkan adalah dengan menggunakan taman vertikal sintetis. Persoalan lahan yang sempit langsung terselesaikan dengan taman vertikal sintetis yang terpasang di dinding. Perawatannya pun mudah, tidak perlu disiram seperti tanaman asli, hanya perlu dilap sesekali saja bila dirasa sudah terlalu berdebu atau dibersihkan dengan alat penyedot debu.

Taman vertikal sintetis ini tidak hanya bisa diterapkan di taman luar, namun juga dapat dipasang sebagai elemen dekoratif di dalam ruang. Misalnya, untuk dinding di ruang tamu. Taman vertikal sintetis ini dapat dipasang di dinding sebagai backdrop. Dipasang sebagai background di belakang sofa, maupun dinding di belakang TV. Desain seperti ini sangat cocok untuk rumah yang bergaya tropis. Selain ruang tamu, ruang makan bahkan ruang tidur juga bisa diberi sentuhan hijau melalui taman vertikal sintetis ini. Dengan permainan lampu yang tepat, maka taman vertikal sintetis ini sebenarnya bisa diterapkan di hunian dengan gaya apapun.

Produk tanaman sintetis saat ini sudah tersedia dalam berbagai varian dan warna di Indonesia. Ada yang berbentuk panel sehingga bisa langsung dipaku di dinding, ada pula yang berupa daun-daun satuan dan tanaman perdu sehingga memerlukan styrofoam atau spons untuk memasangnya di dinding. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing -masing, penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Secara waktu dan bujet, tentunya taman vertikal berbentuk panel lebih praktis karena lebih mudah untuk dipasang, harganya juga lebih terjangkau. Beberapa produsen juga telah mengeluarkan varian taman vertikal sintetis yang dapat digunakan di outdoor. Kekurangannya, biasanya taman vertikal sintetis jenis ini akan tampak agak monoton sehingga perlu diakali dengan desain taman vertikal yang tepat. Pemanis seperti pot tanaman gantung juga bisa ditambahkan.

Sedangkan yang menggunakan spons, desainnya bisa lebih variatif dan tampak lebih hidup karena memang dibuat semirip mungkin dengan aslinya, baik secara visual maupun tekstur. Jenisnya pun sangat bervariasi, hampir seluruh jenis tanaman sudah tersedia di pasaran. Varian jenis yang beragam dan tidak terbatas pada panel ini membuatnya unggul untuk diaplikasikan di desain-desain yang lebih variatif dan dinamis. Taman vertikal sintetis jenis ini pun lebih memiliki dimensi untuk tebal tipisnya karena ada banyak jenis daun tanaman yang digunakan. Kekurangannya, taman vertikal jenis ini bisa memakan biaya dua kali lipat lebih besar dibandingkan dengan panel taman vertikal. Pemasangannya pun biasanya memerlukan seseorang yang memang ahli dalam merangkai bunga atau tanaman, kecuali bila Anda memang ingin bereksperimen dengan jenis-jenis tanamannya. Karena harus dirangkai satu persatu, maka waktu yang digunakan untuk pemasangannya juga lebih banyak.

Lelah fisik setelah seharian bekerja dapat diatasi dengan mandi air hangat atau bermalas-malasan di tempat tidur yang nyaman, dalam sekejap badan bisa terasa segar kembali. Tapi keberadaan tanaman hijau di rumah akan membantu Anda untuk memulihkan pikiran yang ruwet setelah digunakan untuk berpikir seharian di tempat kerja. Jadi tanaman vertikal seperti apa yang anda pilih?

homediary