HomeDiary - Majalah Arsitektur dan Interior
Teks: Widya Prawira l Foto: Mansyur Hasan

The Rhythmic Lines

Merenovasi sebuah rumah cenderung lebih “ribet” dibandingkan merancang rumah dari awal. Bagaimana agar pengembangan yang dilakukan tidak terlalu membengkak dari sisi budget, termasuk pemanfaatan ruang atau material lama, menjadi tantangan sebuah renovasi, tak terkecuali bagi arsitek Andy Rahman. A, ST. IAI, kala merenovasi sebuah rumah tinggal berlokasi di Sidoarjo. Sebuah rumah, The Rhythmic Lines, dengan luasan tanah 162 meter persegi direnovasi dengan cukup signifikan, baik secara eksterior maupun interiornya. Berkolaborasi dengan desain interior Anindita Caesarayi Putri ST dan Imam Prasetyo, ST, rumah eksisting yang terdiri dari dua lantai dengan desain simple dilakukan penambahan beberapa ruang, sesuai dengan kebutuhan penghuni.

Permainan garis-garis tegak lurus yang begitu dominan baik pada bagian depan rumah hingga interior pada rumah eksisting, menjadi acuan desain yang sayang jika ditinggalkan. Selanjutnya, arsitek meneruskan permainan komposisi garis secara lebih jelas dan tegas, untuk kesan garis ritmik yang lebih menarik namun tidak membosankan… (Lihat selengkapnya di Majalah Home Diary #013/2016)

HomeDiary

Add comment